Wednesday, 18 February 2009

Pengalaman besar

Ini adalah pengalaman terbesar dalam hidup. Tertipu dengan mudah tanpa perlawanan apapun. Tanpa adanya kesadaran apapun. Tertipu sebesar dua juta bukan hal yang manis.
Mungkin itu hanya dua juta, mungkin orang itu membutuhkan sekali uang dua juta.

Tapi rasa kesal itu menggelembung besar dan kemudian terjun bebas. Merasakannya membuat bulu kuduk merinding.

Ini adalah pengalaman besar.

Mempercayai orang tidak bisa hanya karena referensi dari seorang teman. Aku memang terlalu payah. Dua juta, mungkin hanya dua juta dengan nilai rupiah. Perasaan itu terasa menggumpalgumpal. Tak bisa mempercayai orang yang baru saja dikenal. Aku sebenarnya punya perasaan itu diawal. Dia terlalu payah. Bukan orang yang bisa langsung dipercaya. Karena seorang teman maka aku menebalkan rasa percaya itu.

Keinginan ini rasanya absurd, karena aku berharap dia bisa digiling dengan compactor berulang kali agar padat dengan tanah. Aku ingin menaruhnya didalam ruang kedap suara bersama sebuah lonceng besar yang bergaung kencang terus menerus sehingga gendang telinganya pecah dan berdarahdarah. Mungkin aku terlalu marah.

Maafkan aku Tuhan, dengan segala kelemahan akan amarah ini. Mudah-mudahan terbuka mata hatinya untuk bisa mengerti mengapa aku jadi semarah ini. Aku hanya ingin dia bisa memberikan informasi. Ada orang lain yang berada dibelakangku yang membutuhkan penjelasan. Penjelasan itu hanya bisa diberikan oleh dia.

Aku akan menjadi tameng orang-orang yang memerlukan penjelasan. Aku tidak akan membela dia. Mungkin aku akan mengembalikan uang orangorang yang merasa telah menanti begitu lama. Semoga saja uang yang telah diterima oleh dia yang membuatku merasa di tipu dapat berguna.

Mungkin saja ini adalah aku yang kurang amal.

No comments:

Post a Comment