Total Pageviews

Thursday, 18 March 2010

Edo Temanku

Edo...

Dia temanku, dan rasanya menyenangkan karena dia masih merasa aku adalah temannya. Terpisah selama lebih dari enam tahun. Aku tak menyangka dia masih hidup. Mengingat track recordnya yang ajaib. He's a doorman now at 5 stars hotel. He's proud of it. He made me proud.

Teman yang cukup dekat buatku. Dia membuatku tertawa, dia yang naif dan sok kuasa, ego remaja. Oh Edo, aku selalu ingin tersenyum mengingatnya.
Masih teringat percikan darah di seragam putihnya. Tawuran. Ego masa remaja. Kemudian perubahannya menjadi seorang yang menjadi lebih bijaksana dari umurnya. Aku masih jauh lebih tua dari dia, dan dia menasehatiku tentang kehidupan.

Ah, dia membuatku tertawa. Malam tadi dia meneleponku lagi, sesudah lebih dari enam tahun terpisah. Dia akan menikah bulan depan. Aku turut bahagia. Edo, temanku, dan aku merasa senang dia masih merasa begitu.

No comments:

Post a Comment