Ada yang aneh memang, ketika mendengar musiknya sandi sandoro di gejolak cinta dan malam biru.. apa ya..? terasa sangat familiar, familiar sekali. Tapi bukan, bukan karena suaranya yang mirip michael bolton. Ada yang lain, yang rasanya sangat dekat dan sering sekali didengar. Jadul, ya jadul. Karena rasanya itu lama sekali. Bukan, aku yakin, bukan michael bolton. Bukan suaranya, beatnya? Gitarnya? Apa ya..? aduhh orang awam kayak aku ngga kenalkenal banget sama musik yang mirip. Secara sesudah selesai belajar dengan Ibu farida (guru kesenian –paling top di SMPN3) langsung ngga pernah praktek baca not balok dan memainkan alat musik lain. Bahkan nyanyipun semerdu suara asli aja, tanpa tehnik apapun hehehe. Aduhh apa yaa...? agak mirip sama humania..?
Ah.. penasaran. Aku ngga bilang plagiat, ohh iyaa.. Echa... iya, drummer itu hahaha.. kok aku lupa sama groupnya Echa ya...? inget sama drummernya ajahh... halahh!! Mirip gitu musiknya, apa yahh..? Blues progressive?Funk Progressive..? jyaa kayak yang tahu aja sihh Hannii...!!
Teringat ketika ngelihat performance Echa di Codefin waktu itu, padahal minta banget sama Mitra biar aku di foto sama drummer idola cilik itu, dia main kerrreeennnn bangett. Inget deh waktu itu aku sama mitra berdiri agak sekita 50-100m disisi kanannya, dan tahu nggaa...? dia memperhatikan dari jauh, dan dia memandang ke arah kami dalam beberapa ketukan drum (fyi: diantara Echa, aku dan mitra hanya ada peralatan sound system tak ada wanita lain or lelaki lain hehehe). Itu cukup lama untukku. Karena hal itu aku jadi stay di codefin untuk nonton performance dia. Hahaha.. udah bilang sama Mitra, kalau please deh fotoin aku sama Echa itu, Mitra mau sih, cuma Mitrra ngga mau aja kalau pas di foto tibatiba aku melakukan cheektocheek with this cute guy..! hahahahaha.. lahh namanya aja juga fans kann...? berapa kali menemukan dia bermain di Java Jazz, JakJazz.. dia kewl banget sih... apalagi kalau wajahnya itu tersipu dan bersemu merah.. uuhhh gemeezzzz!! Di akuin dia main keren banget. Karena biasanya aku paling suka complain kalau denger musik di codefin. Pada saat itu aku sempet ngomong sama Mitra, ”Mit, band ini keren loh..” dan Mitra antara denger sama ngga denger karena dia lagi sibuk melihatlihat bazaar. Tanpa mengetahui band apa yang main, dan siapa drummernya.. halahh!!
Mungkin karena Echa bermain ratarata lagu standard. (Standard Jazz) hmm...
Yahh apapun lah musiknya Sandi Sandoro itu kerenn! juga Echa si cute yang imutimut dan pemalu ituu.. hehehehe
Total Pageviews
Friday, 13 August 2010
Wednesday, 14 July 2010
Thursday, 1 July 2010
Panic attack
Ok, am totally panic. I’m old now, i don’t care what you call it, twenty ten or thirty, I’m old. Oh lord.
I don’t realize I’m getting this age, i live for this long. I just don’t realize it.
In fact, i don’t want it. I hated it.
See.. It’s a classic problem. Single, no partner, wanna have children as long as possible, the urge is caused by age.
I need a break. To get away for some time. Alone.
I guess, I really need it. Yep. I need it.
Where to go..? Uhh.. I need a break. Need my time alone.
I don’t realize I’m getting this age, i live for this long. I just don’t realize it.
In fact, i don’t want it. I hated it.
See.. It’s a classic problem. Single, no partner, wanna have children as long as possible, the urge is caused by age.
I need a break. To get away for some time. Alone.
I guess, I really need it. Yep. I need it.
Where to go..? Uhh.. I need a break. Need my time alone.
Invisible
Well, I do thank the lord that I don’t have sexy body and so pretty like my other friends. So no one interested when I got crazy and gone wild, I’m safe. But damn, I do wish that I can be sexier to get your attention. As you know.. I’m invisible for you.
sing..!!
Aku ingin memakimu dengan sederhana... emosi jiwa denganmu tak ada habisnya.. ingin membunuhmu tapi tak ada gunanya.. nananananana...
Monday, 21 June 2010
Seruput kopi...
Menyeruput kopi yang sudah dingin, setelah menguap, tak banyak perubahan.
Musik yang mengalun pelan dan melenakan ini membuat tubuhku begitu rileks sehingga mataku ingin segera tertidur.
Musik ini menarikku dalam dunia imaji tinggi, khayal dan gambar melewati mataku. Keinginan travelling yang begitu jauh, sendiri, ada lagi.
Aku ingin pergi sendiri menikmati dunia ini. Menikmati pemandangan dengan mataku yang lelah ini. Melihat sesuatu yang bisa ku nikmati dengan desahan nafas takjub, yang kadang tak bisa dirasakan oleh orang lain.
Aku hidup dalam khayal, tak nyata, impian, harapan, tumpah ruah merajalela. Membangun kerajaan bernama super khayal, kehidupan yang menyenangkan. Perjalanan kehidupan yang terasa bagai surga. Menggelora, membakar diri, menjadi hidup, hidup, hidup!!
Aku ingin pergi mengeksplor tempattempat, bertemu orang, memberi senyum.. berhati mulia. Menjauh dari hedonisme dan befoyafoya…
Bisa..? Bisabisabisabisabisabisabisabisabisa..!!!
Bisa… #dengan suara bak Edward cullen... hihihihi
Live your life, your journey, learn!
Everything, anything.
Absorb everything good around you… life is beautiful!
ehem
Ada sesuatu dihatiku, aku ingin cerita.
Jika kau ingin tahu, aku akan menceritakannya.
Ketika aku jatuh cinta pada lelaki, aku selalu setia padanya.
Bahkan ketika dia telah mencampakkan aku, masih saja aku tak bisa menatap dalam matanya. Aku luluh dan kembali dalam nostalgia, beranganangan dan berandaiandai.
Ketika aku dengan sepenuh hati merelakannya, bukan milikku, bukan berarti aku tidak mencintainya.. perasaan itu begitu dalam dan mengikat. Maaf, ini bukan kebodohan. Ini hanya perasaan (ai.. ai.. tetep bodoh sih xixixi). Ketika aku merelakannya, itu adalah sebuah pilihan.
Aku tidak mau terjebak dalam perasaan lelah dan tertekan, apapun itu masalahnya, jika dia memang tak lagi untukku. Bukan juga karena aku tak berusaha untuk tetap memilikinya. Mungkin aku terlalu mencintai diriku sendiri, karena itu aku tak mau lagi merasa lelah.
Melankoli. Sebenarnya aku tidak serapuh kedengarannya. Karena aku terlatih. Terlatih oleh rasa lelah dan perih. Setiap kali lelah, hatiku hancur. Aku begitu menyayangi hatiku. Bentuknya sudah tak karuan, kini. Bisa karena cinta, bisa karena benci, sakit hati, oleh siapapun. Mereka bilang, orang terdekatmu adalah orang yang berpotensi paling besar menyakitimu begitu dalam.
Karenanya aku begitu takjub dengan kematian. Kematian adalah perginya Roh dari tubuhmu, roh yang begitu mencintai jasadmu. Aku mencintai diriku. Diri yang tak sempurna ini, diri yang begitu semrawut dengan bentuk acak kadut. Aku kadang berkhianat dengan memberinya minum dan makanan yang menyiksa. Membuatnya sakit. Bermalasmalasan tanpa memikirkan bentuknya yang semakin tak jelas. Ah betapa sebenarya aku menyakiti diri sendiri.
Aku, kemudian merasa dirimu itu jadi berarti ketika kau tak hidup hanya untukkmu sendiri. Aku merasa kehilangan cinta dari seorang lelaki. Dan kemudian hidupku mulai tak menentu, merasa tak berarti. Aku lupa ada roh yang akan meninggalkan jasad, kau tak sendiri.
Tak lama aku disadarkan tanpa sengaja oleh surah Adh Dhuha ayat 1-3, ‘Demi waktu pagi / Dan demi waktu malam ketika sunyi sepi/ sesungguhnya tiada sekalikali Tuhanmu meninggalkanmu dan Tiada sekalikali Ia Murkakanmu’ membacanya aku menangis tersedu. Tidaklah aku itu sendiri, hidup dalam ketakberdayaan, emosi yang berantakan. Aku juga hidup untuk diriku, dan Tuhanku yang begitu mencintaiku… dan aku terkulai malu. Betapa sombong dan egois aku ini. Emosi yang naik turun itu. Dahsyat memang ketika aku menyadarinya. Aku lebih tenang. Aku lebih senang. Hatiku terasa begitu lapang. Aku mampu tersenyum tulus ketika emosi memuncak. Hidup lebih menyenangkan.
Dan kemudian, orang terdekat adalah orang yang berpotensi tinggi menyakitimu begitu dalam. Sengaja atau tidak… walaupun kemudian hancur, jika berhubungan dengan darah, maka darah jauh lebih kental dari air. Lalu kau tak bisa membenci keterikatan darah, karena darah jauh melekat dan mengaliri setiap organ tubuhmu. Tak bisa berdamai dengan itu kemudian kau akan sangat membenci hidupmu. ‘Mengapa harus darah ini yang mengaliri tubuhku? Mengapa harus aku yang merasakan ini. Mengapa hidupku harus terasa seperti ini? Mengapa aku..?’ dan pertanyaan ini akan terus berulang di kepala tak mau hilang. Membuat hidup semakin berat.
Aku tak bisa berkata hal indah mengenai ini. Hidup terasa sangat keras dengan pekerjaan yang tiada henti, pikiran yang penuh, hati yang lelah dan fisik yang berteriak minta istirahat. Maaf, hidupmu menyedihkan.
Hanya saja, bukan hanya satu orang yang merasakan hal seperti ini. Bukan satu, bukan hanya kamu. Masalah ini tidak eksklusif.
Orang terdekatmu adalah orang yang paling berpotensi menyakitimu.
Sadarkah kalau roh mu akan lepas dari tubuhmu, sesuatu yang sangat dekat, melekat padamu, menyatu saat ini seakanakan kalian adalah satu? Rohmu akan pergi, dan aku sangat percaya itu. Sadarkah akan apa yang kau lakukan juga menyakiti tubuhmu? Aku tak selalu menyadari itu. Aku selalu berpikir, segala sesuatu yang ku perbuat adalah urusanku, tanggung jawabku, rusaknya aku toh hanya aku. Sakit secara fisik, sakit hati, tubuh lelah...
Lupa, kalau nanti tubuh ini akan aku tinggalkan, tanggung jawab tetap mengiringi kemanapun pergi. Mereka bilang tak selamanya mati itu menyakitkan, mm I don’t buy it. Dan aku memandang bahwa kematian adalah sebuah eksotisme yang sangat menakjubkan. Ketika roh itu pergi dari tubuh yang selama ini menemani. Ketika nafas tersekat di kerongkongan, ketika semua tubuh bergetar dan menggelepar. (Well, everybody will have their own style when their die). Sementara selama ini terus saja menyakiti diri sendiri, dan tak menikmati indahnya hidup.
Berhentilah berteriak pada diri sendiri. Mulailah buat dirimu nyaman. Bukan berarti bermalasmalasan. Tapi membuatnya menikmati hidup. Karena jika tidak, maka ketika kau mati tak lagi hidup yang dinikmati, hanya sisa tanggung jawab saja.. apalagi kalau hanya sekedar diam dan numpang lewat, cenderung merasa sedih terus menerus, mempertanyakan perjalanan hidup. Menjalani hidup yang orang bilang adalah pilihan, and you got it damn right! to choose the right way in life are the hardest thing!!
Kau tahu? Aku hampir sangat percaya bahwa berbuat baik itu baik. Walau kemudian tak dibalas dengan baik, walau kemudian orang berpikir bahwa perbuatan baik itu siasia, walau ternyata berbuat baik itu tidak dianggap baik. Aku hampir sangat percaya dengan seluruh hatiku, sampai aku terbawa oleh emosi jiwa tingkat tinggi, frustasi, begitu mudahnya amarah membabi buta menguasai hati. Tak lama jiwaku jadi tak sabaran. Sesungguhnya, aku sangat sabar. Aku bahkan tak mengenali diriku. Diriku yang begitu lembut dan baik ( hahaiyy..!! ). Diriku yang selalu bersyukur atas segala yang aku dapat. Diriku yang selalu melayani dengan senyuman. Aku jadi bringasan, bicara tanpa saringan, sehingga jika tersentil sesuatu hal maka akan meledak dengan cepat. Mulai tak menyayangi jiwaku, mulai tak menentu. Aku kehilangan. Membenci hidup, menertawakan hidup, seperti gila... mungkin sudah.
Bicara ini kesannya teori sekali sih. Aku kan juga ngga master di bidang ini, bukan juga punya solusi canggih hihihihihi... but anyway... aku masih tercengang betapa orang bisa berubah dengan cepat, nanti insyaf trus ulang lagi, insyaf lagi, eh ngulang lagi.. terussss begitu! Sampai capek sendiri. I did that many times.
Pas lagi mellow sadar lagi, trus.. ngulang lagi halahhh.. capek tahu....!!
Akhirnya setelah ngobrol dengan banyak orang mengenai hal ini, kesimpulannya satu kok, ngga jauhjauh. Ikhlas.. memasrahkan diri dengan hasil yang ada, tapi bukan berarti ngga nyoba. Itu bener lho..! Bukan berarti hanya bermain di zona aman ya.. kalau sudah di zona aman mah, biasanya ngga mah ngga mau nyoba kan..?
Tapi... hehehe manusia pada dasarnya suka gemblungg, nanti ikhlas, nanti ngga... berdamai dengan hati yang sakit, nanti mau terima, nanti tetebh emosi jiwa.. haahh... semuanya teori.
Cumaa.. kalau diikutin rasanya enakan lho.. tenang lho... lebih nyadar lho.. lebih ringan kepalanya.. lebih ringan senyumnya.. hehehehehe
seruput kopi lagi ah.. mmhhh udah dinginn, ngantuk.
Oalahhh... ini tulisan ada yang baca ya...? kok mau sih baca.. hahahaha...
Musik yang mengalun pelan dan melenakan ini membuat tubuhku begitu rileks sehingga mataku ingin segera tertidur.
Musik ini menarikku dalam dunia imaji tinggi, khayal dan gambar melewati mataku. Keinginan travelling yang begitu jauh, sendiri, ada lagi.
Aku ingin pergi sendiri menikmati dunia ini. Menikmati pemandangan dengan mataku yang lelah ini. Melihat sesuatu yang bisa ku nikmati dengan desahan nafas takjub, yang kadang tak bisa dirasakan oleh orang lain.
Aku hidup dalam khayal, tak nyata, impian, harapan, tumpah ruah merajalela. Membangun kerajaan bernama super khayal, kehidupan yang menyenangkan. Perjalanan kehidupan yang terasa bagai surga. Menggelora, membakar diri, menjadi hidup, hidup, hidup!!
Aku ingin pergi mengeksplor tempattempat, bertemu orang, memberi senyum.. berhati mulia. Menjauh dari hedonisme dan befoyafoya…
Bisa..? Bisabisabisabisabisabisabisabisabisa..!!!
Bisa… #dengan suara bak Edward cullen... hihihihi
Live your life, your journey, learn!
Everything, anything.
Absorb everything good around you… life is beautiful!
ehem
Ada sesuatu dihatiku, aku ingin cerita.
Jika kau ingin tahu, aku akan menceritakannya.
Ketika aku jatuh cinta pada lelaki, aku selalu setia padanya.
Bahkan ketika dia telah mencampakkan aku, masih saja aku tak bisa menatap dalam matanya. Aku luluh dan kembali dalam nostalgia, beranganangan dan berandaiandai.
Ketika aku dengan sepenuh hati merelakannya, bukan milikku, bukan berarti aku tidak mencintainya.. perasaan itu begitu dalam dan mengikat. Maaf, ini bukan kebodohan. Ini hanya perasaan (ai.. ai.. tetep bodoh sih xixixi). Ketika aku merelakannya, itu adalah sebuah pilihan.
Aku tidak mau terjebak dalam perasaan lelah dan tertekan, apapun itu masalahnya, jika dia memang tak lagi untukku. Bukan juga karena aku tak berusaha untuk tetap memilikinya. Mungkin aku terlalu mencintai diriku sendiri, karena itu aku tak mau lagi merasa lelah.
Melankoli. Sebenarnya aku tidak serapuh kedengarannya. Karena aku terlatih. Terlatih oleh rasa lelah dan perih. Setiap kali lelah, hatiku hancur. Aku begitu menyayangi hatiku. Bentuknya sudah tak karuan, kini. Bisa karena cinta, bisa karena benci, sakit hati, oleh siapapun. Mereka bilang, orang terdekatmu adalah orang yang berpotensi paling besar menyakitimu begitu dalam.
Karenanya aku begitu takjub dengan kematian. Kematian adalah perginya Roh dari tubuhmu, roh yang begitu mencintai jasadmu. Aku mencintai diriku. Diri yang tak sempurna ini, diri yang begitu semrawut dengan bentuk acak kadut. Aku kadang berkhianat dengan memberinya minum dan makanan yang menyiksa. Membuatnya sakit. Bermalasmalasan tanpa memikirkan bentuknya yang semakin tak jelas. Ah betapa sebenarya aku menyakiti diri sendiri.
Aku, kemudian merasa dirimu itu jadi berarti ketika kau tak hidup hanya untukkmu sendiri. Aku merasa kehilangan cinta dari seorang lelaki. Dan kemudian hidupku mulai tak menentu, merasa tak berarti. Aku lupa ada roh yang akan meninggalkan jasad, kau tak sendiri.
Tak lama aku disadarkan tanpa sengaja oleh surah Adh Dhuha ayat 1-3, ‘Demi waktu pagi / Dan demi waktu malam ketika sunyi sepi/ sesungguhnya tiada sekalikali Tuhanmu meninggalkanmu dan Tiada sekalikali Ia Murkakanmu’ membacanya aku menangis tersedu. Tidaklah aku itu sendiri, hidup dalam ketakberdayaan, emosi yang berantakan. Aku juga hidup untuk diriku, dan Tuhanku yang begitu mencintaiku… dan aku terkulai malu. Betapa sombong dan egois aku ini. Emosi yang naik turun itu. Dahsyat memang ketika aku menyadarinya. Aku lebih tenang. Aku lebih senang. Hatiku terasa begitu lapang. Aku mampu tersenyum tulus ketika emosi memuncak. Hidup lebih menyenangkan.
Dan kemudian, orang terdekat adalah orang yang berpotensi tinggi menyakitimu begitu dalam. Sengaja atau tidak… walaupun kemudian hancur, jika berhubungan dengan darah, maka darah jauh lebih kental dari air. Lalu kau tak bisa membenci keterikatan darah, karena darah jauh melekat dan mengaliri setiap organ tubuhmu. Tak bisa berdamai dengan itu kemudian kau akan sangat membenci hidupmu. ‘Mengapa harus darah ini yang mengaliri tubuhku? Mengapa harus aku yang merasakan ini. Mengapa hidupku harus terasa seperti ini? Mengapa aku..?’ dan pertanyaan ini akan terus berulang di kepala tak mau hilang. Membuat hidup semakin berat.
Aku tak bisa berkata hal indah mengenai ini. Hidup terasa sangat keras dengan pekerjaan yang tiada henti, pikiran yang penuh, hati yang lelah dan fisik yang berteriak minta istirahat. Maaf, hidupmu menyedihkan.
Hanya saja, bukan hanya satu orang yang merasakan hal seperti ini. Bukan satu, bukan hanya kamu. Masalah ini tidak eksklusif.
Orang terdekatmu adalah orang yang paling berpotensi menyakitimu.
Sadarkah kalau roh mu akan lepas dari tubuhmu, sesuatu yang sangat dekat, melekat padamu, menyatu saat ini seakanakan kalian adalah satu? Rohmu akan pergi, dan aku sangat percaya itu. Sadarkah akan apa yang kau lakukan juga menyakiti tubuhmu? Aku tak selalu menyadari itu. Aku selalu berpikir, segala sesuatu yang ku perbuat adalah urusanku, tanggung jawabku, rusaknya aku toh hanya aku. Sakit secara fisik, sakit hati, tubuh lelah...
Lupa, kalau nanti tubuh ini akan aku tinggalkan, tanggung jawab tetap mengiringi kemanapun pergi. Mereka bilang tak selamanya mati itu menyakitkan, mm I don’t buy it. Dan aku memandang bahwa kematian adalah sebuah eksotisme yang sangat menakjubkan. Ketika roh itu pergi dari tubuh yang selama ini menemani. Ketika nafas tersekat di kerongkongan, ketika semua tubuh bergetar dan menggelepar. (Well, everybody will have their own style when their die). Sementara selama ini terus saja menyakiti diri sendiri, dan tak menikmati indahnya hidup.
Berhentilah berteriak pada diri sendiri. Mulailah buat dirimu nyaman. Bukan berarti bermalasmalasan. Tapi membuatnya menikmati hidup. Karena jika tidak, maka ketika kau mati tak lagi hidup yang dinikmati, hanya sisa tanggung jawab saja.. apalagi kalau hanya sekedar diam dan numpang lewat, cenderung merasa sedih terus menerus, mempertanyakan perjalanan hidup. Menjalani hidup yang orang bilang adalah pilihan, and you got it damn right! to choose the right way in life are the hardest thing!!
Kau tahu? Aku hampir sangat percaya bahwa berbuat baik itu baik. Walau kemudian tak dibalas dengan baik, walau kemudian orang berpikir bahwa perbuatan baik itu siasia, walau ternyata berbuat baik itu tidak dianggap baik. Aku hampir sangat percaya dengan seluruh hatiku, sampai aku terbawa oleh emosi jiwa tingkat tinggi, frustasi, begitu mudahnya amarah membabi buta menguasai hati. Tak lama jiwaku jadi tak sabaran. Sesungguhnya, aku sangat sabar. Aku bahkan tak mengenali diriku. Diriku yang begitu lembut dan baik ( hahaiyy..!! ). Diriku yang selalu bersyukur atas segala yang aku dapat. Diriku yang selalu melayani dengan senyuman. Aku jadi bringasan, bicara tanpa saringan, sehingga jika tersentil sesuatu hal maka akan meledak dengan cepat. Mulai tak menyayangi jiwaku, mulai tak menentu. Aku kehilangan. Membenci hidup, menertawakan hidup, seperti gila... mungkin sudah.
Bicara ini kesannya teori sekali sih. Aku kan juga ngga master di bidang ini, bukan juga punya solusi canggih hihihihihi... but anyway... aku masih tercengang betapa orang bisa berubah dengan cepat, nanti insyaf trus ulang lagi, insyaf lagi, eh ngulang lagi.. terussss begitu! Sampai capek sendiri. I did that many times.
Pas lagi mellow sadar lagi, trus.. ngulang lagi halahhh.. capek tahu....!!
Akhirnya setelah ngobrol dengan banyak orang mengenai hal ini, kesimpulannya satu kok, ngga jauhjauh. Ikhlas.. memasrahkan diri dengan hasil yang ada, tapi bukan berarti ngga nyoba. Itu bener lho..! Bukan berarti hanya bermain di zona aman ya.. kalau sudah di zona aman mah, biasanya ngga mah ngga mau nyoba kan..?
Tapi... hehehe manusia pada dasarnya suka gemblungg, nanti ikhlas, nanti ngga... berdamai dengan hati yang sakit, nanti mau terima, nanti tetebh emosi jiwa.. haahh... semuanya teori.
Cumaa.. kalau diikutin rasanya enakan lho.. tenang lho... lebih nyadar lho.. lebih ringan kepalanya.. lebih ringan senyumnya.. hehehehehe
seruput kopi lagi ah.. mmhhh udah dinginn, ngantuk.
Oalahhh... ini tulisan ada yang baca ya...? kok mau sih baca.. hahahaha...
Monday, 31 May 2010
Ladies Nite Out
Girls are dressed up!! Ready to have a reall party..!!
Ha ha ha.. i didnt smoke, but i smell like one.
The crowd was great, good drink, good companion... what a party..!
Well can i added it, cheap party ha ha ha.. coz, we open wine and chivas at home. We didnt buy it. Hahahaha
Guess what??? we were dancing on the table, and i didnt drunk at all huwww nice huh..? yeaahh go crazy..
Great Party..!!!
Ha ha ha.. i didnt smoke, but i smell like one.
The crowd was great, good drink, good companion... what a party..!
Well can i added it, cheap party ha ha ha.. coz, we open wine and chivas at home. We didnt buy it. Hahahaha
Guess what??? we were dancing on the table, and i didnt drunk at all huwww nice huh..? yeaahh go crazy..
Great Party..!!!
Monday, 24 May 2010
Friday, 21 May 2010
Going Places
I wanna go somewhere alone, just me and my self...
Writing.. listening music and see beautiful places.. quite places.
Me and my self.
Wish that i could meet a friend cross the path.
And can be together as a good friend
And life could be cheerful and blessed
Writing.. listening music and see beautiful places.. quite places.
Me and my self.
Wish that i could meet a friend cross the path.
And can be together as a good friend
And life could be cheerful and blessed
Friday, 16 April 2010
You're such a fxxxing male Whxxx..!! UUhh.. i asked you to stop detailing your story about your sex life. I dont wanna know. Do you wanna share your sex life story to me for what? Do you think by telling the story you look great? or then you can have sex with me...? you fxxxing dork!!
You were my friend, and now you turn to be some dork who always think about fxxxing all the time.. you're such a monster..!! ok, that's your choise. But then you tell me you'll trying to find TG Tante Girang..! Whoaaa...?? you're totally a mutha fucka asshole..!!
You said you're just helping those old lady, you're a jerk!! you only after their money by providing your dick!! Helping those lady because they're so lonely.. hoaaaaa... that's totally bullshitt!!
You were my friend, and now you turn to be some dork who always think about fxxxing all the time.. you're such a monster..!! ok, that's your choise. But then you tell me you'll trying to find TG Tante Girang..! Whoaaa...?? you're totally a mutha fucka asshole..!!
You said you're just helping those old lady, you're a jerk!! you only after their money by providing your dick!! Helping those lady because they're so lonely.. hoaaaaa... that's totally bullshitt!!
Bitchy Bitch!!!!
Damn, i'm a bitch!
I only remember the bad things i've done and Damnn!! i'm a bitch!!!
Going to watch basketball game just to see sexy butt all the player, great muscles they have, sweat sexy body.. damn i'm a bitch!!!
Going to the cliff with my friend just to see, tanning body climb up the cliff, sweat muscles and shiny brown naked body, damn i'm a bitch!!
Going to gym, just to see man work out their muscles and full of sweat.. Damnn!! I'm tottaly a bitch!!!
I only remember the bad things i've done and Damnn!! i'm a bitch!!!
Going to watch basketball game just to see sexy butt all the player, great muscles they have, sweat sexy body.. damn i'm a bitch!!!
Going to the cliff with my friend just to see, tanning body climb up the cliff, sweat muscles and shiny brown naked body, damn i'm a bitch!!
Going to gym, just to see man work out their muscles and full of sweat.. Damnn!! I'm tottaly a bitch!!!
Monday, 29 March 2010
I remember you since this morning.
and wish that you remember me the way i do.. hihihi
I saw Hilux double cabin on the road, i remember you so suddenly. The way you proud of your car umm truck, ok, truck.. happy?
and i remember tha way you smell, you always smells good.
Uuhh how i missed you..!!
Can we meet again? ok, you dont wanna talk then fine.. u dont wanna have relationship with me even just a casual friend, fine...
but didn't you remember the time we spent together.. that was fun..!
Stupid things i did, make you happy, right?
Ok, be honest with me, you missed me more...
Yeah.. i believe so :):):)
and wish that you remember me the way i do.. hihihi
I saw Hilux double cabin on the road, i remember you so suddenly. The way you proud of your car umm truck, ok, truck.. happy?
and i remember tha way you smell, you always smells good.
Uuhh how i missed you..!!
Can we meet again? ok, you dont wanna talk then fine.. u dont wanna have relationship with me even just a casual friend, fine...
but didn't you remember the time we spent together.. that was fun..!
Stupid things i did, make you happy, right?
Ok, be honest with me, you missed me more...
Yeah.. i believe so :):):)
Thursday, 18 March 2010
Edo Temanku
Edo...
Dia temanku, dan rasanya menyenangkan karena dia masih merasa aku adalah temannya. Terpisah selama lebih dari enam tahun. Aku tak menyangka dia masih hidup. Mengingat track recordnya yang ajaib. He's a doorman now at 5 stars hotel. He's proud of it. He made me proud.
Teman yang cukup dekat buatku. Dia membuatku tertawa, dia yang naif dan sok kuasa, ego remaja. Oh Edo, aku selalu ingin tersenyum mengingatnya.
Masih teringat percikan darah di seragam putihnya. Tawuran. Ego masa remaja. Kemudian perubahannya menjadi seorang yang menjadi lebih bijaksana dari umurnya. Aku masih jauh lebih tua dari dia, dan dia menasehatiku tentang kehidupan.
Ah, dia membuatku tertawa. Malam tadi dia meneleponku lagi, sesudah lebih dari enam tahun terpisah. Dia akan menikah bulan depan. Aku turut bahagia. Edo, temanku, dan aku merasa senang dia masih merasa begitu.
Dia temanku, dan rasanya menyenangkan karena dia masih merasa aku adalah temannya. Terpisah selama lebih dari enam tahun. Aku tak menyangka dia masih hidup. Mengingat track recordnya yang ajaib. He's a doorman now at 5 stars hotel. He's proud of it. He made me proud.
Teman yang cukup dekat buatku. Dia membuatku tertawa, dia yang naif dan sok kuasa, ego remaja. Oh Edo, aku selalu ingin tersenyum mengingatnya.
Masih teringat percikan darah di seragam putihnya. Tawuran. Ego masa remaja. Kemudian perubahannya menjadi seorang yang menjadi lebih bijaksana dari umurnya. Aku masih jauh lebih tua dari dia, dan dia menasehatiku tentang kehidupan.
Ah, dia membuatku tertawa. Malam tadi dia meneleponku lagi, sesudah lebih dari enam tahun terpisah. Dia akan menikah bulan depan. Aku turut bahagia. Edo, temanku, dan aku merasa senang dia masih merasa begitu.
Thursday, 11 March 2010
Abuabu
Ketika abuabu menjadi mayoritas
Ketika ruang abuabu menjadi lebih besar
ketika abuabu mendadak lebih pekat
ketika abuabu adalah favorit semua orang
ketika abuabu menjadi udara pengganti O2
ketika abuabu menelanku..!
Aku kemudian hanya tahu abuabu... abuabu..
abu..
abu..
Ketika ruang abuabu menjadi lebih besar
ketika abuabu mendadak lebih pekat
ketika abuabu adalah favorit semua orang
ketika abuabu menjadi udara pengganti O2
ketika abuabu menelanku..!
Aku kemudian hanya tahu abuabu... abuabu..
abu..
abu..
Sunday, 28 February 2010
my love life... quoting 500 days of summer
500 days of summer and my love life..
Walau sudah nonton berkalikali tetap tak bosanbosan, Soundtracknya kerren..!
Boy meets girl. Boy falls in love. Girl doesn’t.
Kalau katakata itu di reverse, voila.. that’s my love life. Pathetic. Saddy sad, hated it. Well mungkin tidak usah dibuat terbalik, but I’m the one who’s still single.
“It’s sound selfish, but I just like being on my own”-summer finn.
I dated twice in my life. The first one is accidentally boyfriend and the other is cyber love. I’m freaky freak!!
Sebenarnya semua berawal dari kegeeran. Geer yang berlebihan ini seringkali jadi penyebab patah hati yang ngga jelas. Karena aku tidak mau patah hati, sejak rasa geer itu datang, aku tekan dia agar tak bernafas. Beberapa orang kemudian mengatakan kalau hatiku tak tertebak. Tidak pernah ada respons atau sinyalsinyal ok.
I’m gonna tell you this guys, tell me upfront if you want me to be someone special. Coz I’m not a mind reader and a very bad signal receiver. The radar is disfunctional..!
Menyadari kekurangan itu, aku selalu berusaha terus terang untuk apa yang aku rasakan. Beberapa orang merasa itu terlalu vulgar. Well I’m working on it, still in progress. Mungkin sebab itu aku terjebak dalam TTM or HTS or anything similar without me realizing it..! Wow.. that really is sound pathetic!. Bukannya aku ngga mau memiliki komitmen. If you don’t tell me your feelings then – there is no such thing as love it’s just fantasy – summer finn. Karena ketika aku membuka hati maka semuanya tersedot masuk. Seperti masuk ke dalam pusaran air dan tak bisa keluar. Hmmh.. seramm..!!
Aku pernah suka dengan seseorang yang sepertinya – menurut geernya diriku, juga tampak menyukaiku.. . Dia kakak kelas. Aku tidak pernah bicara dengannya. Memandangnya hanya dari jarak jauh. Terkadang dengan sikap yang terlalu ekspresif (baca berisik/teriakteriak histeris) saat itu usiaku 12 or 13 tahun.
Aku punya bayangan- saat itu aku sekolah siang dan dia les or extrakurikuler di sekolah sore hari-, dia akan datang mengetuk pintu kelas dan mengatakan pada guru-yang saat itu pelajarannya terasa membosankan, maaf ya bu guru,-kalau ada hal yang penting yang mau dibicarakan denganku, padahal dia hanya mau kenalan. Dia menjadi pahlawan hari itu karena menyelamatkanku dari kebosanan. Kemudian kami bicara diantara rimbunan kembang sepatu.
Hwahahaha… khayalan yang ketinggian.
Kakak itu berpostur kurus, tinggi, berotot dan sempat berkacamata. Beberapa teman mengatakan kalau tampaknya kakak itu punya perhatian juga padaku. Karena dia suka lewat depan kelasku dan ketika berpapasan maka dia akan berhenti untuk memandangku. Seorang teman berkata, bahkan kakak itu pernah berdiri dibelakangku dan membelai rambutku. Well.. I didn’t know for sure. Karena dia tidak pernah bicara denganku, aku tidak memulai dan dia juga begitu walau banyak kesempatan. Hingga suatu kali ada seorang temanku yang cantik ingin kenalan dengannya. Dia tampak bersemangat, hatiku patah. Ketika mereka berkenalan aku ada disana , tak jauh dari tempat mereka bertemu. Kakak itu sempat bertanya “ Dia ngga kenalan juga?” dan menunjuk kearahku. Aku melengos pergi. Hatiku capek dengan harapan dan khayalan yang ketinggian. Dia bahkan tidak tahu siapa namaku. Bisa saja aku ikutan nimbrung kenalan, emhh but please..deh udah lewat! Capek dengan geer yang ngga penting, salah juga sih kenapa ngga dicoba kenalan duluan ya..? pemalu siy.. hihihihi walaupun berisik dan suka histeris.. hhihihi. Now he’s in my fb friend list, married.
Mengenai pernikahan beberapa teman pernah mengatakan “lo terlalu milih sih, buka hati, buka mata. Kenapa sih lo dulu ngga mau sama gw?” biasanya aku hanya tertawa dan balas jawab “emangnya lo mau ama gw?” aneh bin ajaib, ada yang menjawab dengan serius “ lo emang parrahh… Dulu kan gw sempet PDKT ngga di gubris..” aku sempat diam setelah beradu argumentasi panjang yang meyakinkan bahwa dia serius. Kenapa tidak bilang dari dulu, karena untukku dia adalah teman yang teramat baik dan akan sangat mudah untuk mencintai orang seperti dia. Aku bisa membayangkan hidup bersamanya, luv u dear friend. Sekarang dia hidup bahagia dengan istrinya. Memang bukan jodoh.
Teman yang lain bahkan pernah bertanya padaku ketika aku hendak beranjak pergi dari mobilnya, “have you ever had a strange funny feeling for me?” dia mau menikah dalam dua bulan dan memandangku dengan harapharap cemas. “ What do you mean?” aku bingung. “ Have you ever had love, once, or a tiny lil bit of it.. for me?”. I was shocked. Menakjubkan, karena dari dulu kami suka purapura ngedate, we called it a date, just for fun! Pergi menonton film atau makan dan dia bergaya gentleman dengan membukakan pintu atau mengambilkan air. Mengantarkanku pulang, dan kadang berkata,” should I kiss you or something?” and I said “shut up..!” lalu kita akan tertawa bersamasama. That was fun… he was fun! He never kissed me anyway, well I’ve never been kissed (a real kiss) by anyone in this life. That sound pathetic yaa..!! Dia bilang akan melepas semua rencana jika aku punya perasaan yang sedikit itu dan mengatakan iya. Kemudian aku berpikir, ada apa denganku? Kenapa aku tidak menyadari halhal ini? Temanku yang ini pun menikah dua bulan kemudian dengan pacarnya.
Apa aku sudah masuk klasifikasi orang teraneh dan tidak aware dengan lingkungan sekitar? Sepertinya iya..
Temanku berkata, aku membuka diri pada orang yang salah.. nah lho..!! Kenapa jadi begitu rumit?
Aku pernah merasa menemukan soulmate di usia 14 tahun. Saat itu aku menemukan banyak kesamaan atau dibuat sama dengan satu orang. Model rambut, lagu favorit (I used to call him radio. He loves to sing), kaos kaki, sepatu, tas, bahkan baju yang hendak kami pakai berwarna sama, berhujanhujanan diatas motor (we were enjoying the rain, rain.. rain don’t go away please stay..!) heheh norak memang, we were young, that’s what youngster do – norak..! Aku merasa dia adalah cinta pertamaku. Anyway.. kamu juga bertukar notes berisi puisi or similar things like that, hmhhh couple of weirdos.
Persis seperti Rachel bilang di film 500 days ini: even if you have something bizarre in common it doesn’t make you soulmate! Shes’s Dxxx right! I was just so in love with him. I adore him so much. My first love. Kami tidak pernah pacaran.
Saat itu aku accidentally pacaran dengan orang lain. Kenapa accidentally? Karena saat itu aku menunggu si “the one” itu datang ke rumahku on Saturday night, dia berjanji akan datang untuk membicarakan hal penting. Aku berasumsi dia akan mendeklarasikan perasaan yang sangat besar itu kepadaku. Aku sudah bersiapsiap dengan katakata indah. Dia tak datang malam itu. Orang lain yang datang. Orang lain ini dari dulu secara terangterangan menginanginkanku jadi pacarnya. Saat itu aku begitu kecewa, sehingga mengiyakan pertanyaannya yang menginginkan jawaban walau dengan sedikit paksaan (dia tidak mau pulang kalau aku tidak mengatakan iya) Hiks.. padahal hatiku tidak bukan untuknya, walau dia cukup manis dan bersikap sangat romantic. Itu penyesalan terbesar. Aku punya perasaan setinggi gunung, aku menyalahkan orang yang kujatuhi cinta pertama itu karena tidak datang. Dia pun membeberkan ceritanya.
Malam itu sebelum dia kerumahku, dia berkumpul dengan teman bikers (gank motor) dan orang yang jadi pacarku beberapa jam kemudian ada disana. Dia bercerita ke semua orang bahwa dia akan mengunjungi pacarnya (dia sebut namaku dan area rumahku). Cinta pertamaku terkejut. Untuk menghindari pertengkaran dia diam. Lalu mereka berjalan bersama kerumahku, tetapi memilih jalan yang berbeda. Ketika cinta pertamaku itu tiba, dia melihat lelaki itu sudah berada di teras rumahku. Dia memilih untuk terus pergi dan tak berhenti.Patah hati dari kejadian ini lama. Ini patah hati terparah, karena aku bisa merasakan dadaku berdarah dan darahnya mengalir diantara luka, perih. Itu terjadi ketika aku melihatnya bersama seorang wanita cantik pulang bersama dan sengaja terlihat didepanku. Padahal kami tidak pacaran. That’s hurt. Aku tahu dia juga pernah merasa luka.
Relationships are messy and feelings get hurts; Summer Finn
Aku tak lagi menemui pacarku itu. Mungkin aku hanya berstatus pacar 2 minggu atau sebulan. Aku tak pernah lagi bersama dengan satupun dari mereka. Hanya saja perasaan pada cinta pertama itu begitu kuat. Bahkan ketika bertemu setelah 14 tahun, aku masih terbawa masa lalu.
Quoting Rachel: “ I know you think she (he) was the one. I don’t. I think you’re just remembering the good stuff. Next time you look back, you should look again “. Then I move on.
Aku memang lebih sering sendiri. Bukan tidak mau pacaran, pacar terakhir adalah orang yang aku kenal di internet. Terdengar lucu dan tak masuk akal, tapi kami pacaran selama 2 tahun. Sesuatu yang dijalani dengan iseng, tapi kemudian dia tahu jadwal harianku seperti aku tahu jadwal hariannya. Sabtu dan minggu menjadi hari wajib terima telepon, karena kalau tidak maka akan terjadi perang hehehe aneh memang, dia menjadi sangat over protektif. Bisa lebih dari tiga hari sekali online dengan webcam. Sesuatu yang hanya chatting pertemanan berubah menjadi ketergantungan emosional. Dua tahun yang sepi dan ramai.
Kami pernah berencana akan menikah, aku kenalkan dengan ibuku melalui telepon. Menghabiskan pulsa internet dengan online terus menerus. Bisa lebih dari 48 jam. Kami punya khayalan yang tinggi. Saling membuka aib, berusaha jujur walau pahit. Ternyata aku tidak bisa menerima jujur yang pahit. Ternyata aku tidak bisa menerima dia apa adanya. Terlalu banyak perbedaan dalam memandang hidup. Perbedaan menjadi jarak dan usahanya untuk datang ke Indonesia selalu terhalang. Kemudian dia sakit dan hampir mati. Aku memohon petunjuk jika kiranya dia adalah jodohku maka aku rela menerima dia dengan segala perbedaan itu. Komunikasi semakin intens, tapi hatiku mati rasa. Setelah dia sembuh, kami pun berpisah. Aneh memang, walau ini adalah cyber love, perpisahan terasa berat. Tak jauh rasanya seperti patah hati, feeling alone and lonely, padahal dari dulu juga sendiri, namanya aja long distance. Karena itu aku tidak menganjurkan yang namanya long distance, selain komunikasi telp yang bisa terputus karena signal bisa menjadi masalah besar, permasalahan salah paham yang dibutuhkan untuk bicara empat mata tidak bisa selalu selesai dengan bicara online. Tidak bisa membaca gesture, kadang suara tidak terbaca ekspresinya. Salut buat yang bisa menjalaninya. For me long distance is suck.. sorry to say.
Aku tidak bisa membaca signal, aku takut geer berlebihan. Aku pernah merasa ditinggal menikah oleh orang yang kukira menginginkanku dan memerlukanku dalam hidupnya hehehe.. (segitu geernya…!!) Aku bahkan menulisnya dengan sedih:
Seharusnya aku tak mengatakan padamu tentang kerinduan.
Seharusnya aku tak boleh begitu polos membalas komunikasi yang intens.
Seharusnya aku bisa mengerti dan tahu menempatkan diri.
Jika saja aku tahu kau akan menikah,
dan bukan denganku.
2009
Teringat katakata narrator menjelang ending 500 days of summer ini .. tom was sure there isn’t such fate or destiny, it’s all just coincidence..
But you have to take a small step to make it fate, to make it your destiny. Itu yang harus dilakukan, banyak kebetulan yang terjadi, well mungkin itu bukan kebetulan, tetapi kesempatan yang harusnya digunakan. Kejadian masa lalu itu ada mungkin sebenarnya sebagai satu pelajaran hidup, sesuatu yang tidak diajarkan disekolahan. Sesuatu yang mengajarkan perasaan sakit, perasaan senang, sesuatu yang buruk, sesuatu yang baik. I’ve been through worst thing in my life, and also the great thing, I believe there will be more either worst or great things out there, still waiting for me to come out from my cell. Aku sedang merangkak pelanpelan keluar dari dalam tempurung. Memang masih jadi orang aneh.. hehehe but that’s me anyway, not perfect but in progress to improve myself heheheh
Cheers
Walau sudah nonton berkalikali tetap tak bosanbosan, Soundtracknya kerren..!
Boy meets girl. Boy falls in love. Girl doesn’t.
Kalau katakata itu di reverse, voila.. that’s my love life. Pathetic. Saddy sad, hated it. Well mungkin tidak usah dibuat terbalik, but I’m the one who’s still single.
“It’s sound selfish, but I just like being on my own”-summer finn.
I dated twice in my life. The first one is accidentally boyfriend and the other is cyber love. I’m freaky freak!!
Sebenarnya semua berawal dari kegeeran. Geer yang berlebihan ini seringkali jadi penyebab patah hati yang ngga jelas. Karena aku tidak mau patah hati, sejak rasa geer itu datang, aku tekan dia agar tak bernafas. Beberapa orang kemudian mengatakan kalau hatiku tak tertebak. Tidak pernah ada respons atau sinyalsinyal ok.
I’m gonna tell you this guys, tell me upfront if you want me to be someone special. Coz I’m not a mind reader and a very bad signal receiver. The radar is disfunctional..!
Menyadari kekurangan itu, aku selalu berusaha terus terang untuk apa yang aku rasakan. Beberapa orang merasa itu terlalu vulgar. Well I’m working on it, still in progress. Mungkin sebab itu aku terjebak dalam TTM or HTS or anything similar without me realizing it..! Wow.. that really is sound pathetic!. Bukannya aku ngga mau memiliki komitmen. If you don’t tell me your feelings then – there is no such thing as love it’s just fantasy – summer finn. Karena ketika aku membuka hati maka semuanya tersedot masuk. Seperti masuk ke dalam pusaran air dan tak bisa keluar. Hmmh.. seramm..!!
Aku pernah suka dengan seseorang yang sepertinya – menurut geernya diriku, juga tampak menyukaiku.. . Dia kakak kelas. Aku tidak pernah bicara dengannya. Memandangnya hanya dari jarak jauh. Terkadang dengan sikap yang terlalu ekspresif (baca berisik/teriakteriak histeris) saat itu usiaku 12 or 13 tahun.
Aku punya bayangan- saat itu aku sekolah siang dan dia les or extrakurikuler di sekolah sore hari-, dia akan datang mengetuk pintu kelas dan mengatakan pada guru-yang saat itu pelajarannya terasa membosankan, maaf ya bu guru,-kalau ada hal yang penting yang mau dibicarakan denganku, padahal dia hanya mau kenalan. Dia menjadi pahlawan hari itu karena menyelamatkanku dari kebosanan. Kemudian kami bicara diantara rimbunan kembang sepatu.
Hwahahaha… khayalan yang ketinggian.
Kakak itu berpostur kurus, tinggi, berotot dan sempat berkacamata. Beberapa teman mengatakan kalau tampaknya kakak itu punya perhatian juga padaku. Karena dia suka lewat depan kelasku dan ketika berpapasan maka dia akan berhenti untuk memandangku. Seorang teman berkata, bahkan kakak itu pernah berdiri dibelakangku dan membelai rambutku. Well.. I didn’t know for sure. Karena dia tidak pernah bicara denganku, aku tidak memulai dan dia juga begitu walau banyak kesempatan. Hingga suatu kali ada seorang temanku yang cantik ingin kenalan dengannya. Dia tampak bersemangat, hatiku patah. Ketika mereka berkenalan aku ada disana , tak jauh dari tempat mereka bertemu. Kakak itu sempat bertanya “ Dia ngga kenalan juga?” dan menunjuk kearahku. Aku melengos pergi. Hatiku capek dengan harapan dan khayalan yang ketinggian. Dia bahkan tidak tahu siapa namaku. Bisa saja aku ikutan nimbrung kenalan, emhh but please..deh udah lewat! Capek dengan geer yang ngga penting, salah juga sih kenapa ngga dicoba kenalan duluan ya..? pemalu siy.. hihihihi walaupun berisik dan suka histeris.. hhihihi. Now he’s in my fb friend list, married.
Mengenai pernikahan beberapa teman pernah mengatakan “lo terlalu milih sih, buka hati, buka mata. Kenapa sih lo dulu ngga mau sama gw?” biasanya aku hanya tertawa dan balas jawab “emangnya lo mau ama gw?” aneh bin ajaib, ada yang menjawab dengan serius “ lo emang parrahh… Dulu kan gw sempet PDKT ngga di gubris..” aku sempat diam setelah beradu argumentasi panjang yang meyakinkan bahwa dia serius. Kenapa tidak bilang dari dulu, karena untukku dia adalah teman yang teramat baik dan akan sangat mudah untuk mencintai orang seperti dia. Aku bisa membayangkan hidup bersamanya, luv u dear friend. Sekarang dia hidup bahagia dengan istrinya. Memang bukan jodoh.
Teman yang lain bahkan pernah bertanya padaku ketika aku hendak beranjak pergi dari mobilnya, “have you ever had a strange funny feeling for me?” dia mau menikah dalam dua bulan dan memandangku dengan harapharap cemas. “ What do you mean?” aku bingung. “ Have you ever had love, once, or a tiny lil bit of it.. for me?”. I was shocked. Menakjubkan, karena dari dulu kami suka purapura ngedate, we called it a date, just for fun! Pergi menonton film atau makan dan dia bergaya gentleman dengan membukakan pintu atau mengambilkan air. Mengantarkanku pulang, dan kadang berkata,” should I kiss you or something?” and I said “shut up..!” lalu kita akan tertawa bersamasama. That was fun… he was fun! He never kissed me anyway, well I’ve never been kissed (a real kiss) by anyone in this life. That sound pathetic yaa..!! Dia bilang akan melepas semua rencana jika aku punya perasaan yang sedikit itu dan mengatakan iya. Kemudian aku berpikir, ada apa denganku? Kenapa aku tidak menyadari halhal ini? Temanku yang ini pun menikah dua bulan kemudian dengan pacarnya.
Apa aku sudah masuk klasifikasi orang teraneh dan tidak aware dengan lingkungan sekitar? Sepertinya iya..
Temanku berkata, aku membuka diri pada orang yang salah.. nah lho..!! Kenapa jadi begitu rumit?
Aku pernah merasa menemukan soulmate di usia 14 tahun. Saat itu aku menemukan banyak kesamaan atau dibuat sama dengan satu orang. Model rambut, lagu favorit (I used to call him radio. He loves to sing), kaos kaki, sepatu, tas, bahkan baju yang hendak kami pakai berwarna sama, berhujanhujanan diatas motor (we were enjoying the rain, rain.. rain don’t go away please stay..!) heheh norak memang, we were young, that’s what youngster do – norak..! Aku merasa dia adalah cinta pertamaku. Anyway.. kamu juga bertukar notes berisi puisi or similar things like that, hmhhh couple of weirdos.
Persis seperti Rachel bilang di film 500 days ini: even if you have something bizarre in common it doesn’t make you soulmate! Shes’s Dxxx right! I was just so in love with him. I adore him so much. My first love. Kami tidak pernah pacaran.
Saat itu aku accidentally pacaran dengan orang lain. Kenapa accidentally? Karena saat itu aku menunggu si “the one” itu datang ke rumahku on Saturday night, dia berjanji akan datang untuk membicarakan hal penting. Aku berasumsi dia akan mendeklarasikan perasaan yang sangat besar itu kepadaku. Aku sudah bersiapsiap dengan katakata indah. Dia tak datang malam itu. Orang lain yang datang. Orang lain ini dari dulu secara terangterangan menginanginkanku jadi pacarnya. Saat itu aku begitu kecewa, sehingga mengiyakan pertanyaannya yang menginginkan jawaban walau dengan sedikit paksaan (dia tidak mau pulang kalau aku tidak mengatakan iya) Hiks.. padahal hatiku tidak bukan untuknya, walau dia cukup manis dan bersikap sangat romantic. Itu penyesalan terbesar. Aku punya perasaan setinggi gunung, aku menyalahkan orang yang kujatuhi cinta pertama itu karena tidak datang. Dia pun membeberkan ceritanya.
Malam itu sebelum dia kerumahku, dia berkumpul dengan teman bikers (gank motor) dan orang yang jadi pacarku beberapa jam kemudian ada disana. Dia bercerita ke semua orang bahwa dia akan mengunjungi pacarnya (dia sebut namaku dan area rumahku). Cinta pertamaku terkejut. Untuk menghindari pertengkaran dia diam. Lalu mereka berjalan bersama kerumahku, tetapi memilih jalan yang berbeda. Ketika cinta pertamaku itu tiba, dia melihat lelaki itu sudah berada di teras rumahku. Dia memilih untuk terus pergi dan tak berhenti.Patah hati dari kejadian ini lama. Ini patah hati terparah, karena aku bisa merasakan dadaku berdarah dan darahnya mengalir diantara luka, perih. Itu terjadi ketika aku melihatnya bersama seorang wanita cantik pulang bersama dan sengaja terlihat didepanku. Padahal kami tidak pacaran. That’s hurt. Aku tahu dia juga pernah merasa luka.
Relationships are messy and feelings get hurts; Summer Finn
Aku tak lagi menemui pacarku itu. Mungkin aku hanya berstatus pacar 2 minggu atau sebulan. Aku tak pernah lagi bersama dengan satupun dari mereka. Hanya saja perasaan pada cinta pertama itu begitu kuat. Bahkan ketika bertemu setelah 14 tahun, aku masih terbawa masa lalu.
Quoting Rachel: “ I know you think she (he) was the one. I don’t. I think you’re just remembering the good stuff. Next time you look back, you should look again “. Then I move on.
Aku memang lebih sering sendiri. Bukan tidak mau pacaran, pacar terakhir adalah orang yang aku kenal di internet. Terdengar lucu dan tak masuk akal, tapi kami pacaran selama 2 tahun. Sesuatu yang dijalani dengan iseng, tapi kemudian dia tahu jadwal harianku seperti aku tahu jadwal hariannya. Sabtu dan minggu menjadi hari wajib terima telepon, karena kalau tidak maka akan terjadi perang hehehe aneh memang, dia menjadi sangat over protektif. Bisa lebih dari tiga hari sekali online dengan webcam. Sesuatu yang hanya chatting pertemanan berubah menjadi ketergantungan emosional. Dua tahun yang sepi dan ramai.
Kami pernah berencana akan menikah, aku kenalkan dengan ibuku melalui telepon. Menghabiskan pulsa internet dengan online terus menerus. Bisa lebih dari 48 jam. Kami punya khayalan yang tinggi. Saling membuka aib, berusaha jujur walau pahit. Ternyata aku tidak bisa menerima jujur yang pahit. Ternyata aku tidak bisa menerima dia apa adanya. Terlalu banyak perbedaan dalam memandang hidup. Perbedaan menjadi jarak dan usahanya untuk datang ke Indonesia selalu terhalang. Kemudian dia sakit dan hampir mati. Aku memohon petunjuk jika kiranya dia adalah jodohku maka aku rela menerima dia dengan segala perbedaan itu. Komunikasi semakin intens, tapi hatiku mati rasa. Setelah dia sembuh, kami pun berpisah. Aneh memang, walau ini adalah cyber love, perpisahan terasa berat. Tak jauh rasanya seperti patah hati, feeling alone and lonely, padahal dari dulu juga sendiri, namanya aja long distance. Karena itu aku tidak menganjurkan yang namanya long distance, selain komunikasi telp yang bisa terputus karena signal bisa menjadi masalah besar, permasalahan salah paham yang dibutuhkan untuk bicara empat mata tidak bisa selalu selesai dengan bicara online. Tidak bisa membaca gesture, kadang suara tidak terbaca ekspresinya. Salut buat yang bisa menjalaninya. For me long distance is suck.. sorry to say.
Aku tidak bisa membaca signal, aku takut geer berlebihan. Aku pernah merasa ditinggal menikah oleh orang yang kukira menginginkanku dan memerlukanku dalam hidupnya hehehe.. (segitu geernya…!!) Aku bahkan menulisnya dengan sedih:
Seharusnya aku tak mengatakan padamu tentang kerinduan.
Seharusnya aku tak boleh begitu polos membalas komunikasi yang intens.
Seharusnya aku bisa mengerti dan tahu menempatkan diri.
Jika saja aku tahu kau akan menikah,
dan bukan denganku.
2009
Teringat katakata narrator menjelang ending 500 days of summer ini .. tom was sure there isn’t such fate or destiny, it’s all just coincidence..
But you have to take a small step to make it fate, to make it your destiny. Itu yang harus dilakukan, banyak kebetulan yang terjadi, well mungkin itu bukan kebetulan, tetapi kesempatan yang harusnya digunakan. Kejadian masa lalu itu ada mungkin sebenarnya sebagai satu pelajaran hidup, sesuatu yang tidak diajarkan disekolahan. Sesuatu yang mengajarkan perasaan sakit, perasaan senang, sesuatu yang buruk, sesuatu yang baik. I’ve been through worst thing in my life, and also the great thing, I believe there will be more either worst or great things out there, still waiting for me to come out from my cell. Aku sedang merangkak pelanpelan keluar dari dalam tempurung. Memang masih jadi orang aneh.. hehehe but that’s me anyway, not perfect but in progress to improve myself heheheh
Cheers
Thursday, 18 February 2010
uww
I dont wanna stand in the middle. I dont like it.
I love him so much, and i dont want him to be with her. I just dont click with her.
But she is a very nice young lady.
Well i'm not gonna tell u bullshit, but she's fine. I just dont know why i refuse the match between him and her.
Maybe because i'm just jealous, he is my best friend (so i tought) and she's just a friend. Suddenly they met and in love each other(or just him) i was just laughed. But when it get serious, i dont like it.
Well.. i dont care what they wanna do.. but dont keep me stand in the middle.
I'm not a match maker. Do what ever you guys wanna do, just dont tell me.. dont details me. Cos i'm not interested with your romance.
Umm, am i rude..?
I love him so much, and i dont want him to be with her. I just dont click with her.
But she is a very nice young lady.
Well i'm not gonna tell u bullshit, but she's fine. I just dont know why i refuse the match between him and her.
Maybe because i'm just jealous, he is my best friend (so i tought) and she's just a friend. Suddenly they met and in love each other(or just him) i was just laughed. But when it get serious, i dont like it.
Well.. i dont care what they wanna do.. but dont keep me stand in the middle.
I'm not a match maker. Do what ever you guys wanna do, just dont tell me.. dont details me. Cos i'm not interested with your romance.
Umm, am i rude..?
Tuesday, 16 February 2010
Should i tell you?
should i tell you about my dream?
Cos i dreamt of you. stay by my side.
That was a very nice dream.
but that was just a dream.
You know.. when you find out that he's so close but too far to reach.
hate that kind of feeling.
I really want to see you again.
No, this is not the intimate feeling. But i am interested in you.
Maybe that's only reason. I'm so curious to see your reaction about the pictures and else.
I really want to make contact with you. I do. Really do.
Just don't know how.
Just too scare that you will ignore.
Maybe that is too much, but that's how i feel.
I wanna look good in your eyes.
You laughed at me many times.
You make my confidence blown away.
So hard to make you have good impression about me.
That is hard, cos you think i'm funny, freaky funny.
Cos i dreamt of you. stay by my side.
That was a very nice dream.
but that was just a dream.
You know.. when you find out that he's so close but too far to reach.
hate that kind of feeling.
I really want to see you again.
No, this is not the intimate feeling. But i am interested in you.
Maybe that's only reason. I'm so curious to see your reaction about the pictures and else.
I really want to make contact with you. I do. Really do.
Just don't know how.
Just too scare that you will ignore.
Maybe that is too much, but that's how i feel.
I wanna look good in your eyes.
You laughed at me many times.
You make my confidence blown away.
So hard to make you have good impression about me.
That is hard, cos you think i'm funny, freaky funny.
Wednesday, 6 January 2010
Hai teman...
Hai teman....
Setelah mengenalmu beberapa saat, aku terserang kebingungan. Kebingungan yang memusingkan. Aku tidak suka hal yang memusingkan. Aku lebih suka hal yang menyenangkan.
Beberapa hal personal, pernah kita bagi bersamasama. Aku dengan kepolosan dan dirimu dengan beragam kelakuan.
Mungkin saja aku egois, karena lebih suka berbagi hal yang menyenangkan, membuat tertawa, kegaringan yang mempesona. Mempesona karena membuat kalian tertawa. Hati yang sering berubah suasana kadang membuat kita terkadang lebih diam agar tak terjadi konflik.
Teman, aku suka saat bersamasama denganmu.
Namun engkau menjadi aneh, teman. Mengurung diri di kamar. Berwajah masam, ketika bercerita lebih cenderung menertawakan diri sendiri. Menjadi tidak menyenangkan. Cerita tentang dirimu berseliweran seperti udara pengap, membuatku sesak napas.
Aku memang bukan orang yang begitu hebat bergaul, bukan juga begitu pandai membaca suasana hati. Teman, Aku tahu rasanya patah hati.
Perih.
Karena pernah terasa begitu perih, dan pernah terseret masa berkabung yang sangat panjang maka: Ya, aku mengenal rasa itu. Aku tahu dirimu merasakan hal itu. Aku temanmu, bukan mantan kekasih dan tak pernah jadi kekasihmu, mengapa kau juga harus menutup diri?
Aku tidak mengenal masa lalu dirimu. Aku mengenalmu saat berteman bersamaku, dan itu menyenangkan. Mengapa harus berubah jadi tidak menyenangkan?
Aku pernah menutup diri sebegitu rupa dan itu tidak menyenangkan. Hidup kita hanya sekali di dunia ini teman, buatlah terasa senang. Bahagia itu berasal dari hati, aku tidak bilang kalau aku jagonya ikhlas, tapi coba merelakan sesuatu dan tidak berharap akan sesuatu dengan berlebihan, cukup membantu diri berbuat setidaknya, rela.
Aku pernah membaca sesuatu: Harapan itu membunuh. Aku tidak percaya 100% karena itu membuatku tak punya harapan, tapi aku memaksimalkan usaha dan memang tak berharap banyak. Dirimu rajin sekali berdoa. Aku rasa Tuhan akan dengan bahagia menaburkan kebahagiaan atas dirimu. Bukankah Tuhan itu maha penyayang dan maha pengasih. Percayalah dengan keyakinanmu yang besar itu. Takkan ada masalah yang terlalu besar walau terasa menyeret perih sampai kedalam sumsum.
Pernah aku rasakan luka bakar skala 2.5 dari skala 5 di kaki kananku sepanjang tulang kering. Setiap kali dibersihkan aku merasa ingin pingsan. Sakitnya tak tertahankan. Sekarang luka itu sembuh, butuh setahun untuk membuat daging yang hilang itu bertumbuh, Kulit mengering dan tumbuh menjadi kulit baru. Mungkin masih perlu setahun lagi untuk membuat warna kulitnya benarbenar seperti dahulu kala walau tak 100%. Tapi sekarang pun orang masih berpikir warna yang agak berbeda di sepanjang tulang kering kaki kanan itu sudah bagus, dibandingkan ketika mereka melihat warna kulit yang terkelupas berwarna indah, merah muda.
Entah mengapa sekarang aku bergidik melihat foto pertama kulit itu dikelupas, ngeri. Saat pertama dikelupas aku tak merasa sengeri itu, saat itu yang ada dalam pikiranku adalah, aku harus sembuh secepatnya. Bahkan sebenarnya aku tak berpikir mengenai apapun. Aku hanya menjalani hari hari masa pengobatan. Tentunya berharap cepat sembuh. Saat itu yang ada dalam pikiranku hanya satu, makan. Bahkan saat masa pengobatan wajahku terlihat lebih cerah dan tentunya lebih menarik, hihihihi.
Aku tak berkata luka itu bisa dilupakan, walau bagaimanapun luka menyisakan bekas, meski tak terlalu tampak, walaupun kulit yang luka itu menjadi lebih halus, aku tak mengatakan kalau luka itu benarbenar hilang. Seiring waktu dan usaha, luka itu sembuh.
Aku pernah terluka saat terjatuh dari motor di usiaku yang ke 11 atau 12 tahun. Sebatang ranting merobek kemejaku dari atas hingga kebawah, dan memberikan garet vertikal disepanjang perut dan dada. Sekarang garet itu hilang sama sekali. Apa aku pernah lupa kalau aku pernah terluka di tempat itu? Tidak. Bekasnya tak tampak sama sekali. Luka tak membuatmu lupa. Luka bisa sembuh, dan aku percaya itu. Apakah bisa terluka lagi? Bisa. Anything could be possible. Jika kemudian terluka lagi setidaknya aku sudah tahu pertolongan pertama apa yang harus aku lakukan. Mencegah luka itu melebar dan mencoba menyembuhkannya secepat mungkin.
Terlalu banyak aku merasakan luka yang menembus kulit. Luka yang menembus hati? Aku pikir kita bisa mulai dengan terapi yang sama ketika berusaha menyembuhkan luka secara fisik. Di obati, dan berusaha sembuh. Menangis itu bukan sebuah kekalahan. Menangislah jika merasa sedih memuncak. Aku merasa ada saatnya untuk menangis, ada saatnya berhenti, dan kemudian kembali menjalani hidup.
Jangan lamalama merasa sedih. Setiap pagi niatkanlah hati untuk selalu ceria, sunggingkan senyum supaya harihari berlangsung ceria. Ayooo tarik kedua sudut bibirmu keatas, Semangat!!!
Setelah mengenalmu beberapa saat, aku terserang kebingungan. Kebingungan yang memusingkan. Aku tidak suka hal yang memusingkan. Aku lebih suka hal yang menyenangkan.
Beberapa hal personal, pernah kita bagi bersamasama. Aku dengan kepolosan dan dirimu dengan beragam kelakuan.
Mungkin saja aku egois, karena lebih suka berbagi hal yang menyenangkan, membuat tertawa, kegaringan yang mempesona. Mempesona karena membuat kalian tertawa. Hati yang sering berubah suasana kadang membuat kita terkadang lebih diam agar tak terjadi konflik.
Teman, aku suka saat bersamasama denganmu.
Namun engkau menjadi aneh, teman. Mengurung diri di kamar. Berwajah masam, ketika bercerita lebih cenderung menertawakan diri sendiri. Menjadi tidak menyenangkan. Cerita tentang dirimu berseliweran seperti udara pengap, membuatku sesak napas.
Aku memang bukan orang yang begitu hebat bergaul, bukan juga begitu pandai membaca suasana hati. Teman, Aku tahu rasanya patah hati.
Perih.
Karena pernah terasa begitu perih, dan pernah terseret masa berkabung yang sangat panjang maka: Ya, aku mengenal rasa itu. Aku tahu dirimu merasakan hal itu. Aku temanmu, bukan mantan kekasih dan tak pernah jadi kekasihmu, mengapa kau juga harus menutup diri?
Aku tidak mengenal masa lalu dirimu. Aku mengenalmu saat berteman bersamaku, dan itu menyenangkan. Mengapa harus berubah jadi tidak menyenangkan?
Aku pernah menutup diri sebegitu rupa dan itu tidak menyenangkan. Hidup kita hanya sekali di dunia ini teman, buatlah terasa senang. Bahagia itu berasal dari hati, aku tidak bilang kalau aku jagonya ikhlas, tapi coba merelakan sesuatu dan tidak berharap akan sesuatu dengan berlebihan, cukup membantu diri berbuat setidaknya, rela.
Aku pernah membaca sesuatu: Harapan itu membunuh. Aku tidak percaya 100% karena itu membuatku tak punya harapan, tapi aku memaksimalkan usaha dan memang tak berharap banyak. Dirimu rajin sekali berdoa. Aku rasa Tuhan akan dengan bahagia menaburkan kebahagiaan atas dirimu. Bukankah Tuhan itu maha penyayang dan maha pengasih. Percayalah dengan keyakinanmu yang besar itu. Takkan ada masalah yang terlalu besar walau terasa menyeret perih sampai kedalam sumsum.
Pernah aku rasakan luka bakar skala 2.5 dari skala 5 di kaki kananku sepanjang tulang kering. Setiap kali dibersihkan aku merasa ingin pingsan. Sakitnya tak tertahankan. Sekarang luka itu sembuh, butuh setahun untuk membuat daging yang hilang itu bertumbuh, Kulit mengering dan tumbuh menjadi kulit baru. Mungkin masih perlu setahun lagi untuk membuat warna kulitnya benarbenar seperti dahulu kala walau tak 100%. Tapi sekarang pun orang masih berpikir warna yang agak berbeda di sepanjang tulang kering kaki kanan itu sudah bagus, dibandingkan ketika mereka melihat warna kulit yang terkelupas berwarna indah, merah muda.
Entah mengapa sekarang aku bergidik melihat foto pertama kulit itu dikelupas, ngeri. Saat pertama dikelupas aku tak merasa sengeri itu, saat itu yang ada dalam pikiranku adalah, aku harus sembuh secepatnya. Bahkan sebenarnya aku tak berpikir mengenai apapun. Aku hanya menjalani hari hari masa pengobatan. Tentunya berharap cepat sembuh. Saat itu yang ada dalam pikiranku hanya satu, makan. Bahkan saat masa pengobatan wajahku terlihat lebih cerah dan tentunya lebih menarik, hihihihi.
Aku tak berkata luka itu bisa dilupakan, walau bagaimanapun luka menyisakan bekas, meski tak terlalu tampak, walaupun kulit yang luka itu menjadi lebih halus, aku tak mengatakan kalau luka itu benarbenar hilang. Seiring waktu dan usaha, luka itu sembuh.
Aku pernah terluka saat terjatuh dari motor di usiaku yang ke 11 atau 12 tahun. Sebatang ranting merobek kemejaku dari atas hingga kebawah, dan memberikan garet vertikal disepanjang perut dan dada. Sekarang garet itu hilang sama sekali. Apa aku pernah lupa kalau aku pernah terluka di tempat itu? Tidak. Bekasnya tak tampak sama sekali. Luka tak membuatmu lupa. Luka bisa sembuh, dan aku percaya itu. Apakah bisa terluka lagi? Bisa. Anything could be possible. Jika kemudian terluka lagi setidaknya aku sudah tahu pertolongan pertama apa yang harus aku lakukan. Mencegah luka itu melebar dan mencoba menyembuhkannya secepat mungkin.
Terlalu banyak aku merasakan luka yang menembus kulit. Luka yang menembus hati? Aku pikir kita bisa mulai dengan terapi yang sama ketika berusaha menyembuhkan luka secara fisik. Di obati, dan berusaha sembuh. Menangis itu bukan sebuah kekalahan. Menangislah jika merasa sedih memuncak. Aku merasa ada saatnya untuk menangis, ada saatnya berhenti, dan kemudian kembali menjalani hidup.
Jangan lamalama merasa sedih. Setiap pagi niatkanlah hati untuk selalu ceria, sunggingkan senyum supaya harihari berlangsung ceria. Ayooo tarik kedua sudut bibirmu keatas, Semangat!!!
Subscribe to:
Comments (Atom)