Thursday, 24 December 2009

Sad Serenade

It’s a sad serenade. Playing around in my mind.
So far away from my lovely plan. He’s gone.
Left a big hole in my heart. Aching.

How am i supposed to do?
Why is it hard to have someone you like being around? Be with you.

Why is it so hard for you to want me?

Love will never be easy for me
Just stay beside me and let me feel it.

I’m not sure what i feel, but can you stay?
I want you stay. So bad.

Tuesday, 17 November 2009

"......"

Rasanya aku siap untuk terbaring menggeletak dan kau akan mulai untuk menjilati tubuhku, dari bagian tengah.. ya tengah, sentral dari segala sentral yang utama. Lalu akan kubiarkan kau menarik bola mataku yang kaku dan memakannya dengan lahap. Kemudian kau hirup darah yang mengalir dari mataku yang jatuh menetes di pelipis. Dan akan kau coba mencicip hidung bagai kan memakan sumsum dengan hisapan sempurna dan mengigit tulang rawannya dengan sangat nikmat.. ya nikmat.!!

Sebuah pisau besar dan garpu ditangan mulai membedah tubuhku menjadi bagian kecil-kecil yang bisa kau telan dengan satu gigitan. Melewati tenggorokan dengan mulus dan segera terpilah-pilah dalam usus besarmu.

Bisa kau teriakkan namaku sambil tertawa-tawa... apakah cukup nikmat untukmu?

Aku selalu ingin berbuat yang terbaik.. kau tahu itu.
Memberikan layanan sempurna adalah utama untukku. Mendapatkan senyuman dan kebahagiaan yang terpancar darimu adalah tujuan akhirnya. Tentu kau mengerti. Atau mungkin tidak.. tidak sama sekali.

Jiwa ini menggigil dengan segala yang terjadi saat itu.

Kau hamil.

Aku tak mengerti sama sekali, mengapa? Mengapa?

Kau berikan aku bisulbisul bernanah yang tidak pernah mau pecah dan rasa ngilu yang amat sangat. “apa salahnya??” teriakmu, “Aku mencintainya..”. Kau gerus hatiku dengan cobek batu padalarang yang dijual oleh anak-anak dibawah umur.

“Aku sudah besar, aku bisa tentukan jalan hidup sendiri. Punah saja kau dari hidupku....” Aku tergugu. Dirimu adalah salah satu alasan aku menjalani hidup yang dingin dan beku, yang selalu ingin mengeluarkanku dari bagian yang nyata.

“Apa cintaku tak cukup?” lirihku.

“Berhentilah katakan cinta padaku.. aku tak perlu. Aku adalah si Jelita yang bercahaya diantara kegelapan malam. Tentunya dari malam-malam mu yang sunyi dan membosankan. Dengar..! Aku beri kau nasihat... get a life..!!!”.

Kemudian kau pergi. Ya pergi meninggalkan aku yang merasa tak bisa sendiri karena hidup yang telah ku dedikasikan untuk dirimu. Untukmu..

Lalu kau menjelma serupa bidadari menari dengan perut yang semakin membuncit dan tubuh yang mengembang. Kau tampak berbeda, jelita.

Kau tertawa melihatku, “Hai kau yang tampak menyedihkan. Iya, kau.. bagaimana hidupmu?”

Aku salah tingkah. Aku tak bisa bicara. Bibirku terjahit sempurna.

Senyum jelitamu mencibir “Tak bagus tampaknya...” lalu kau tertawa berderai-derai hingga air mata menetes di pipi.

Aku berubah menjadi badut menangis. Dengan dandanan aneh dan rambut keriting warna-warni, bertubuh tambun, berjalan tak jelas seperti melayang-layang. Apa yang harus kukatakan, aku merasa hancur. Kau berjalan dengan anggun. Tak perduli kasak kusuk orang yang membicarakanmu di belakang.

Kau hamil tanpa ikatan pernikahan. Sesuatu yang menurutmu sangat kuno dan ketinggalan jaman. Hanya saja tak semua orang berpikiran demikian.

Kau wanita yang entah ditegar-tegarkan atau hanya sekedar tak mau ambil peduli dengan segala yang ada disekitarmu. Aku tak bisa membedakan apakah kau malaikat atau hanya seorang pecundang yang akan jatuh dengan hanya menunggu waktu.

Apa yang akan kau lakukan didalam hidupmu? Selamanya seperti ini?
Kau beri aku nasihat ’get a life’, apakah hidup itu seperti yang kau jalani?

Aku bukan dirimu. Kau bukan aku. Kita bukan orang yang sama. Aku hanya ingin kau bahagia. Tampaknya kau bahagia dan mengapa aku merasa sedih? Karena hidupmu tak seperti bayanganku? Kau telah menentukan jalanmu. Itu yang kau ucapkan. Apa masih ada yang harus aku katakan lagi?

Aku melihat ular melingkar-lingkar didalam rahimmu. Entah apa yang kau kandung itu. Seketika aku bergidik ngeri.. kau jelita, apa sebenarnya yang ada dalam dirimu? Kau telah bermetamorfosa tapi tidak menjadi kupu-kupu melainkan mahluk yang tak dapat ku kenali.

Walau darah yang mengalir ditubuhmu juga mengalir ditubuhku. Aku tak mengenalimu.

Tiba saatnya kandunganmu memuntahkan api panas dari magma di dasar tubuhmu. Aku tak mampu melihatnya. Sesuatu yang suci menurutmu. Tidak untukku. Kau tertawa saat melahirkannya dengan angkuh kau angkat ia ke atas bagai memegang trophy kemenangan. Entah apa yang kau menangkan. Menurutmu itulah lampu yang akan menerangi hidupmu.

Aku diam. Mungkin nanti kau akan mengerti, betapa perasaanmu itu tak jauh dari perasaanku saat kau keluar dari rahimku.

Aku hanya akan diam. Karena saat itulah aku rasakan kematian yang sempurna untukmu. Kematianku untukmu.


Kemang, 20 March 2007

Wednesday, 4 November 2009

You're My Everything - Renegade

Rencananya mau menulis tentang buku yang baru saja dibaca eh ter distract berat sama lagu Renegade-You're my Everything yang lagi di dengerin di headphone ini.

Ya udah.. ganti judul You're My Evertything - Renegade.

Damn... mules sekarang dengerin lagu ini. Aneh, diriku masih merasakan vibe yang sama ketika mendengarkannya 15 tahun yang lalu. Huhuuhuhu, membaca bukubuku tentang cerita cinta yang bersatu, membuat diri ini tambah mules juga.

I must face it. He's not belong to me.

Cedih...

Kenapa ya? Sepertinya dia begitu kuat menanam akarnya jauhhhh didalam sana. Hingga walaupun telah dipangkas, dirobohkan dan ditarik sekuatnya untuk pergi, tibatiba saat bertemu maka akar yang mungkin tertinggal dan kecil itu tumbuh cepat melesat tinggi, subur dan rindang. Hanya dalam hitungan detik. Aku tak bisa mencegahnya, tak mampu. Mungkin juga ada unsur, tak mau.

Gila ya.. selalu saja ketika aku memulai perasaan yang baru, kalau ketemu orang ini semua hancur berantakan..!!

Coba kita list dia itu bagusnya apa...?
Tinggi, banget, itu yang bikin dia dilihat sama banyak orang, karena tinggiku hanya sebatas bahunya saja. Hikss.. dulu dia lebih kecil dariku, pernah sama tinggi denganku, sekarang dia tinggi sekali. Hhhhhh...! Somehow buatku dia selalu keren sih.

Kayaknya cuma itu yang bagus, yang lain biasa. Ahh.. tidak ada yang biasa tentang dia. Dia extraordinary, dia unik, dia aneh, freak..!

Aku suka.

Untuk bicara apa yang dirasakan saat ini, aku tidak tahu. Ini tidak jelas, sangatsangat tidak jelas. Brengsekkk!! Jangkrikkk Rebusss!!! Cangcorang itemmmm!!!

uwwwhhh... dia bahkan tidak punya perasaan itu lagi. Perasaan yang diakui pernah dirasakan saat bersamasama denganku dulu. Setidaknya dia tahu, kalau aku juga punya perasaan sama dengan dia. Saat itu, 15 Tahun yang lalu ketika usiaku menjelang 14 tahun itu aku mulai jatuh cinta kepadanya. Sama dia. Walaupun berpacaran dengan orang lain, si croccodile Andi, pacar pertama, tapi ORANG ANEH ini adalah cinta pertama. Mm.. sorry Al, Tan, dirimu tak terhitung karena masih dibawah 14 tshun he he he

Dia bersuara lantang dan sedikit serak. Dia tampak kasar. Dia kerap melontarkan caci dan maki. Dia bernyanyi dengan kencang. Dia pemalu. Dia Sensitif. Dia mudah tersulut emosi. Dia romantis. Dia Manis. Dia pintar. Dia bisa jika dia mau, jadi apa saja. Itu yang aku tahu. Aku punya keyakinan itu. Keyakinan besar itu. Tak pernah aku punya keyakinan pada seseorang seperti itu.

Eeeeniwei, i'm not sure what love means, but it might happening to me kan??
Cos i was verryyy addicted to him. He was my heroin. Was... suppose not anymore right now.

Masih suka terganggu. Terganggu keinginan untuk mengganggunya. hmhhhh could you please go away, off my mind..!! Hmmm sepertinya aku yang tidak mau melepasnya dari pikiran.

Ok.

Saatnya untuk menjadi waras dan normal.

Mungkin karena sampai sekarang aku belum menemukan seseorang yang bisa mengakomodir kegilaan yang tidak jauh berbeda. Bebas menjadi gila ketika bersamasama. Mungkin. Dan itu menjadikan dirinya segalanya untukku. You're my everything. Terdengar sangat gombal. Tapi itu adalah sebuah ekspresi, sebuah kebutuhan yang nyata. Dia seperti udara yang tidak bisa berhenti ku hirup demi hidup. Untuk melepasnya terasa sakit. Padahal mungkin dia bukan udara, tapi adalah kilat yang memberi warna secercah sesekali. Mengejutkan, menggetarkan. Kepala ini terasa berat membicarakannya. Aku terlalu lama masuk dalam nostalgia anganangan. Tidak pernah ada Kami or kita saat itu. Tidak pernah ada hubungan tertentu secara pasti. Aku dan dia hanya sebatas bayangan, kebersamaan sesaat, dan kesan yang sangat mendalam. Aku punya lagu ini yang selalu menginngatkan keberadaannya dulu. Perasaannya dan perasaanku dulu.

Seperti kilat, memberi kilau sesekali, menggelegar, menggetarkan, mengesankan. Berharap aku tidak terbakar hangus tersambarnya.

Hhhh

Wednesday, 21 October 2009

He loves me not

I dont know what i feel for you. i'm just getting use to it. Open your facebook page for many times. I hate it. I'm addicted to it.

It may just my curiousity. It could be something else.
It's easier for me to say i love you, but i dont think i'm serious.

I hate it when i keep searching your recent activity. Hate it a lot. You dont do that. I do! and hate it so bad!

I feel like trying to beg you to in love with me. I guess that is my curiosity. and you dont do thing like that. Feels like i'm gonna hate you. or maybe you just play the game. I dont know, somehow i dont wanna know.

I dont date people. I'm on my own, i like someone then be with him not date him. it's too complicated.

Well the ugly truth is: he's not that in to me.

mmhhhh reality bites!!

Wednesday, 7 October 2009

Lajang

Sesudah membaca status teman di FB, saya jadi berhasrat menulis.
Teman saya itu seorang lelaki yang menulis di status bahwa dirinya mapan, memiliki masa depan yang cerah, ternyata masih tetap miskin juga. Dalam hal ini adalah miskin cinta, cinta wanita hahaha...aaa.aammmm.
Rasanya mau tertawa keraskeras, tapi kemudian tidak tega. Bukan tidak tega dengan teman saya itu tapi tidak tega pada diri sendiri karena sama miskinnya, mungkin jauh lebih parah kondisinya.

Bukannya mau bilang tidak pernah merasakan cinta pada lawan jenis, wuah...hahahaa, karena pernah merasa mengenal perasaan itulah makanya kemudian merasa miskin. Lagu 'Jomblo' wali band pun membuat telinga menjadi merah. Belum lagi temanteman yang sengaja mempersiapkan lagu itu sebagai senjata pamungkas dalam 'cengcengan'.

Kalau saja diperhatikan, sekarang ini banyak sekali lajang yang mapan. Saya sih tidak mengklaim diri ini mapan, tapi masuk dalam kategori single yang bekerja dan memenuhi kebutuhan sendiri di Jakarta Raya ini. Bukan juga mau bilang fenomenal mengenai lajang, tapi kok banyak ya..?

Temanteman lelaki dan perempuan lumayan banyak yang lajang. Walau kemudian banyak berkurang, alhamdulillah.
Kemudian banyak yang bertanya, kenapa saya single/lajang? Dari jawaban yang mungkin sampai tidak mungkin sudah pernah dipakai. Akhirnya setelah ikut berpikir apa sebabnya, sekarang saya mengakui emmm hwaaa... kalau saya tidak tahu caranya mencari pasangan. Lalu temanteman menggelengkan kepala, sambil berkata "Kasiann..." sehingga membuat emosi jiwa. Kecenderungan melakukan kesalahan banyak sekali, sampai mereka pun memberikan banyak sekali tips:
1. Penting: jangan makan terlalu banyak saat pertama kali bertemu atau kencan.
2. Penting: jangan terlalu bersemangat (antusiasme yang tak terkontrol) ketika berbicara.
3. Penting: jangan terlalu banyak smsan dan telp dengan orang lain saat pertama bertemu or kencan.
4. Penting: jangan terlalu cuek dengan penampilan.
5. Penting: jangan terlalu cuek sama orang yang dijadikan target (jika ada)
6. Penting: jangan terlalu menunjukkan kalau menyukai target (play hard to get)
7. Penting: peka terhadap lingkungan, siapa tahu ada orang dekat yang kompeten.
8. Penting: ganti komunitas ke komunitas single or luaskan pergaulan, show to the world that you are single and available.
9. Penting: jadi diri sendiri.
10. Penting: buka hati yang lebar, banyak berdoa dan bersedekah.

Hehehehe Banyak ya....?? beberapa tips itu sudah pernah diberikan 10 tahun yang lalu oleh seorang teman chatting (yang sampai sekarang belum pernah ketemu, hai mas Ram.. ^^). sejauh ini belum ada yang sukses!
1. Tips yang pertama itu berat!!
Susahnya kalau makan ternyata pesanannya porsi besar. Harus habis dong, mubazir kalau sisa, ngga mungkin cuma pesen salad doang kan, palsu deh..! berat.. X( pesen minum aja? Nanti kalau perutnya nyanyi kenceng, malu juga kan...? Sementara kalau ada janji ketemu dan makan pasti bukan lagi puasa kan...?
2. Kalau ternyata orang yang ditemuin bikin panik, maksudnya terlalu cool, atau ternyata ganteng banget, mempesona banget, matanya tajam, memperhatikan.. aduhhh udah deh kena panick attacked. Bikin tibatiba bibir ngomong ngga jelas dan tidak berhenti terus bicara halhal ngga penting, mendadak bodoh... uwww
3. Ini siy jarang.. paling facebookan biar ada kegiatan kalau ternyata ngga asyikk..
4. Ini yang lagi dicoba.. dandan walau ngga jago, uuww harusnya belajar dandan untuk waktu yang tepat. Ke kantor aja cuma bedakan doankkk hmmpfff..
5 dan 6. Jyaaa.. ini nihh yang membingungkan, katanya jangan terlalu cuek, tapi play hard to get.. ngga ngerti..!! Saya kalau suka langsung bilang, soalnya takut terlambat. Jadi kalau orangnya ngga berminat, ya berarti selesai. Trus katanya kalau begini juga salah.. duhh ngga ngerti deh!
7. Hehehe... ini nih, belajar mengenali lingkungan, ternyata ada yang suka sama saya tapi saya ngga tahu. Harus dikasih perhatian lebih. Masalahnya kalau saya tidak membaca signal dan juga kalau dia tidak menarik perhatian saya jadinya lewat aja... hmmhhh hayooo belajar mengenali lingkungan yang peka gitu...
8. Duhh bergaul ya....? kemana....? komunitas apa...? belajar buka pergaulan, bukan hanya kantor dan GOR doang ya...?
9. Hehehehe... ini jadi diri sendiri ngga ada yang nyangkut. Hmm i'm doing self improvement. Still in progress... so pliss sabar and see..
10. i'm doing it... still in progress

hehehehe

Friday, 14 August 2009

Sobbing

Well yeah that's true.. kalau gw a loner. Tapi ketika tibatiba gw out of circle, out of a group of friendship i feel sad. Really sad. they said i'm too sensitive. I am. They don't wanna have a friend like that. They don't want me to be a friend. Hikss hikss....!!!!

Gw ngga match sama mereka. Mereka ngga klik sama gw.. Huhhuhuhuhuhuh kenapa...?

Jadi ngerasain apa yang dirasain sama Marshanda di video yang dia buat itu. Sedih kok ya ngga berujung? Aneh deh.

I am a big girl. I am old anyway.. and sad.

Damned!!! God.. huhuhuhu feels like i hate this world. My world.

Goo awayy...

Aku hanyalah gadis keren yang beruntung

Thursday, 13 August 2009

I love my self, luvluvluvluvluv

I am not that tough tough
Instead of tough i am just too fragile
and sometimes i just can't handle it.

and so i hate it.

and so the other side of me will come out and help.

will help me out no matter how.

i just have to believe.

i love my self.

alone in this world and still love my self.

Go hanni fly away... love you like i never love anyone before..

I love my self, luvluvluvluvluv

Tuesday, 28 July 2009

Empty - Cranberries

Empty - Cranberries

Something has left my life
And I don’t know where it went to
Somebody caused me strife
And it’s not what I was seeking.

Didn’t you see me, didn’t you hear me
Didn’t you see me standing there

Why did you turn out the lights
Did you know that I was sleeping

Say a prayer for me
Help to feel the strength I did
My identity has been taken
Is my heart breaking on me

All my plans fell though my hands
They fell
Though my hands on me
In my obvious it suddenly seems
Empty
Bilang apa saja tentang diriku saat ini. Aku tak peduli.

Thursday, 23 July 2009

just me anyway..


Rasanya wuhhhh.... ngga ngerti apa..!!
Damn, it's been a while since this crazy friendship things play around with me.

Now i'm listening Cranberries with headphone on and i just dont care anything. Wuhhhh....

I'm feeling me, my self, my ignorant person deep inside, lonely that happened forever.
My self, sad and alone. Somehow i feel damn fine with this feeling.

I always love cranberries. They have something that makes you feel sad and lonely, something that makes you might kill your self because just being you...
Unhappy feeling like this is a very good feeling that happened today.

Feels like longing something but you dont even know what is the thingg.

Just listen to this song, brought me somewhere, a place far away from the real world. A place that only me stay there and sore.

Sometimes i just feel i'm hurt. Don't know why, just hurt.

and no one to share because i'm alone. always.
and it's hard to handle. very hard.

Friendhip is a hard thing, being with family also not that easy.

Then probably that's why i choose to be alone.

I hate my self for being alone, but it seems no one understand. Not even my self.
That place where it's only me live there looks fine.

This feeling never leave me alone.

No one can help me with this.

Then just let me enjoy this sickness and sadness and hurt feeling that could kill slowly.

It's just me anyway, alone, sad and sore

Wednesday, 15 July 2009

No Need to Argue



No need to argue anymore

There's no need to argue anymore
I gave all I could but it left me so sore
And the thing that makes me mad
Is the one thing that I had

I knew, I knew, I'd lose you
You'll always be special to me, special to me, to me

And I remember all the things we once shared
Watching TV, movies on the living room armchair
But they say it'll work out fine
Was it all a waste of time?

'Cause I knew, I knew, I'd lose you
You'll always be special to me, special to me, to me

Will I forget in time
I said, I was on your mind
There's no need to argue
No need to argue anymore
There's no need to argue anymore
Special

Tuesday, 14 July 2009

Ulang Tahun dan aku

Sabtu kemarin, usiaku bertambah setahun.
Aku menua. Aku tak kuasa dengan pertambahan usia ini.
Sedikit menyeramkan. Karena aku ingin tetabh menjadi Hanni si lucu, si imut, si cantik (ngarebhh), si polos, si gemesin.

Tak pelak perasaan tua itu muncul tanpa tedeng alingaling. Temanteman yang sudah menikah, temanteman yang kemudian hamil, temanteman yang kemudian bicara tentang keluarga. Sesuatu yang menohok hati. Aku juga merasa telah tiba saatnya aku menjadi seperti itu, menjadi sama dengan mereka.

Rasanya hati ini melankoli. Hidup yang ku lalui harus bergerak keatas. Aku sepertinya stuck di tempat.

Kira-kira sepuluh tahun lalu aku begitu excited dengan pertambahan usia. Sekarang, terasa berath. Ketidakinginan bertambah usia semakin kuat. Andai saja waktu bisa di tahan. Andai saja aku bisa memutar saatsaat yang sudah lewat.

Aku sendiri. Bertahuntahun begitu. Terbiasa begitu.

Ingin rasanya ditemani, membentuk keluarga sendiri. Terasa aneh, karena telah terlalu lama sendiri. Melankoli.

Selalu aku hidup untuk target yang telah ditetapkan orang. Untuk kebahagiaan orang. Tak terpikir bagaimana untukku. Karena rasanya jika orang sudah merasakan bahagia maka aku pun merasa bahagia.

Jatuh cinta pun rasanya sudah terlalu lama terjadi, belum ada lagi yang mengguncang hati. Kapan ya..? Aku bertanya ini untukku. jatuh cinta adalah hal sangat egois yang terjadi didalam hidup. ketika hati meminta waktu yang sangat banyak diberikan untuknya. Rasa haus yang tak terpuaskan. Meminta lagi dan lagi. Tidak bisa berhenti.

Aku hanya bermain dengan kenangan dan mimpimimpi. Saatnya untuk maju bertindak meninggalkan masa lalu dan menyongsong masa depan. For god sake, i am old now...!!

Be matured Hanni..! Gosh... i dont wanna let this child things inside my soul gone.

Mengapa harus ada ulang tahun ya....? Why oh why...? can we stay at this time forever?

Well.. anyway i dont really have a verry good time to freeze forever.

perfect day..?dont think so, but i hope i never grow old.. fiuhhhhh forever young....

--Cranberries : never grow old--

Hwaaaaahhhhhh, menua ini, hal yang tidak aku suka... huhuhuhuhu aku ingin menua dengan orang yang juga menua bersamaku. Supaya tidak menua sendiri. Di usiaku yang sudah banyak ini.

Ulang tahun dan aku, uuhhh... semoga jalan di depan selalu indah.

Hanni, i love you full.

Monday, 29 June 2009

Jerawat dan kesehatan

Kenapa ya? Jerawat itu setia....

Rasanya udah ngga tahu harus bagaimana untuk menghilangkan jerawat yang suka tumbuh di tubuh ini. Mereka tumbuh berserakan di tubuh indah ini. Bukan hanya bagian muka, tapi juga telinga, punggung, dada, pinggang. Ganggu deh. Ok, aku sudah berhasil mematikan pertumbuhannya di muka sedikit. Aku sudah rajin mandi.
Tiba-tiba dia tumbuh di telinga. WTF....?

Sabar, Hanni lagi puasa....

Mungkin yang harus di lakukan olehku itu... terapi puasa.
Mencoba mendetoks diri sendiri dengan puasa.
Mengikuti sunnah nabi, makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Uhhhh tahu tidak, kalau hal itu sangat berat. Aku suka makan. Hmmhhh.. ini adalah godaan manusia tampaknya. Harus bisa..!
Harus bisa menahan diri dengan makan dengan teratur dan makan dengan baik.

Kemarin aku saur dengan pecel ayam yang tidak pakai sambel. Rasanya cukup enak juga.
Walau hanya makan ayam goreng dan nasi putih.

Harus jaga makan Hanni, bukan cuma supaya body cihuyy, tapi buat kesehatan badan.
Mau coba juga minum cuka kayak Mama sama Papa, biar bisa menurunkan kolesterol darah.

Berusaha menjadi lebih baik dan lebih sehat lagi. Aminnn.
Kayaknya kembali puasa itu terapi yang baik deh. Kembali belajar sabar, menahan diri dan rajin shalat.

Menjalankan disiplin dan menjaga hawa nafsu. Godaannya emang beradh... duhhhh ampe merinding bombay deh.. tapi harus di coba.

Berusaha menjadi baik memang tidak mudah, tapi buat hanni harrrrruuuusssss dijalani dengan sebaik-baiknya.

Ayyooooo semangat Hanni...!!!!

Wednesday, 25 March 2009

My Edward Cullen

Kayaknya semakin hari jiwa ini terasa semakin perempuan.

Hehehe akhirnya aku yakin kalau aku adalah perempuan tulen, setelah ragu apakah aku perempuan yang berjiwa lakilaki.. hihihi

Eniwayyyy... kemarin aku bertemu dengan seorang lelaki yang memiliki angelic face.
owww my godddd..!!! TAPI... sungguh narsis berath and sadar banget dengan keindahan wajahnya yang bisa membuat diriku tak berpaling untuk beberapa saat.

Membuat aku jadi males gitu ngeliat dia. Soalnya tiap ngeliat dia pasti harus tercengang beberapa saat tanpa mampu berpaling muka. Memalukan memang.
Soalnya pertama kali gw melihat dia, langsung ajah tertulis di kepala gw kalau dialah my edward cullen. hahahahahaha

Salahnya dia juga ngeliatin gw siyy... fffuhhhhh walau nyadar banget kalau gw itu ngga mungkin dilihat dengan alasan yang sama ketika gw lihat dia hehehe

Man... kapan gw akan berubah ya... GR teruss!!! hihihihihi

Wednesday, 18 March 2009

Me, Edward Cullen and Bella Swan ;)

Writing my feelling about Edward Cullen.

He's my kinda guy.. he he he

Hwaaaahhhh begitu menyenangkan membaca Edward dan perasaan Bella. Bella begitu jelas menggambarkan perasaannya kepada Edward dan OMG, perasaan itu sesuatu yang aku juga pernah rasakan, dan wow tak pernah terbayangkan kalau itu bisa tertulis dengan begitu jelasnya.

Menonton film ini bersama seorang teman lama tidak menimbulkan sesuatu hal yang menarik buatku. Ternyata ketika membaca bukunya, baru aku sadari sebenarnya aku menonton film ini dengan orang yang tepat. Mengapa tepat? Karena orang yang menemani aku menonton adalah orang yang pernah membuatku merasa seperti Bella.

Bedanya, dia bukan vampir, dia ngga mencintaiku seperti Edward kepada Bella. Tentunya dia tidak berwajah angelic dan seganteng Edward. Tapi dia dulu membuatku merasa benarbenar seperti Bella.

Cos because i was madly in love with him that time, tak ada satu hari pun yang terbuang tanpa bersamasama dengan dia, kangen berat padahal baru sejam berpisah. He was always fun and loveable. Well sekarang sudah tidak merasa seperti itu lagi siyy. But i did stupidly and crazily felt the same like Bella did. Kalau sekarang siy, i dont feel he's worth enough to fallin with hihihihi. He's a friend now.

Tentunya Edward still my kinda guy... hihihihihi

Tuesday, 17 March 2009

Garagara Twilight the series niyyy

Aku menolak apa itu yang disebut cinta buta.

Tidak ingin terperangkap dengan kondisi seperti itu. Harus dijauhkan dari kondisi seperti itu.
Aku memang sedikit melankoli, owkehhh mungkin sangat melankoli. Hanya saja terperangkap hal seperti itu yang dinamakan cinta buta, atau katakata palsu yang berbunyi tak bisa hidup jika tak bersama.... aku tak mau seperti itu.

Tidakmautidakmautidakmautidakmau...!!!!

Sebenarnya ini garagara baca twilight the series. Cerita itu kan sangat jelas menceritakan perasaan perempuan. Aduhhh distraction dari kelakuan si Edward yang keren itu membuatku bertekad, jangan sampai aku melakukan halhal bodoh atau tibatiba merasa aku dan Bela swan itu adalah orang yang sama hehehe. Karena itu hanya cerita dan aku sangat mudah terpengaruh sama cerita yang kayaknya cocok dengan hati hehehehe

Hmmhhhh aku pernah merasakan yang dirasakan oleh Bela, tak mau terpisahkan... hhihihih tapi itu yang sedang di lawan. Aku tidak mau jatuh cinta dan kemudian menjadi manja. Terikat oleh perasaan yang selalu ingin bertemu dan selalu bersamasama. Aku menolak untuk merasakan itu lagi.

Menurutku itu adalah sebuah kemanjaan yang tidak baik. Membuat terikat pada perasaan yang membabi buta. Menyeramkan. Terutama ketika dirimu kemudian terpisah secara paksa. Atau di hempas mati..!! Aku tak mau seperti ituuuu..!!

Wednesday, 4 March 2009

Lust of Caution the Movie

Lust of Caution

Waduhhh abis nonton film yang diperankan oleh Tony Leung dan Ta wei. mengambil latar tahun penjajahan jepang pada Asia. Terutama pada kota Shanghai di Cina.

Filmnya terasa begitu kuat dan mengesankan. Cuma adegan ranjangnya itu waduhhh... ribedhh bener deh.
Sebenarnya mungkin di adegan ranjang yang panjang dan begitu frontal mereka ingin memperlihatkan emosi campur aduk dari pemainnya. Perasaan dendam, hancur, dan juga timbul sedikit emosi jiwa bahwa mungkin dia (pemain wanita - mrs Mak) juga jatuh cinta. Kecewa pada pemimpin yang tidak juga mengambil keputusan untuk melakukan aksi, disaat dia sudah tidak punya kesabaran lagi. Karena dirinya sudah lelah dalam perasaan dendam dan mulai lemah pada perasaan cinta.

Huahhh... buat gw itu lumayan dalam ceritanya. Wajah lugu itu benerbener dirubah menjadi wajah seorang player...!!! Hebadhhh!! berhasil meyakinkan.

Beberapa hal yang mungkin bisa diambil di film itu adalah, ketika perasaan berbenturan dengan pekerjaan, RIBEDH..!!!

Lah pemain wanita itu sebenarnya jatuh cinta pada sang pemimpin drama (yang akhirnya menjebloskan seluruh pemainnya menjadi komplotan yang memberontak pada Jepang). Pemimpin itu juga punya perasaan yang sama pada Wong Cia, tapi kok malah disuruh belajar melayani lelaki dengan praktek sama teman sendiri...? KEJAM!!!

Sementara Wong Cia (pemain wanitanya)merasa sudah terlanjur basah ya sudah mandi sekalian. Wuahhh manusia selugu ituuu akhirnya bisa melakukan hal yang lebih berathh dari bayangan kemampuannya, hebadhhhhh!!!!

Akhir dari cerita itu adalah... siasia..!! Sedih bangethhh!!!!Gonddoggg, melegg!!!

Pfuhhh.. cerita yang bikin kesel.

Monday, 2 March 2009

Coffee Shop

Mimpi itu hadir ketika aku berada di kelas satu atau dua SMP, memiliki coffee shop sendiri. Tempat dimana orang-orang bisa minum kopi dan memakan makanan ringan.

Tempat dimana orang bisa membaca buku sambil menikmati musik dan minumminum atau menanti seseorang datang menemuinya.
Tempat seseorang merasa berduka dan sedih sesedih sedihnya. Sendiri, berdua, beramairamai.

Coffee shop itu yang aku mau. Kadang aku berpikir Cranberries akan menyanyikan lagu version mellownya (formasi lama) disana seperti ode to my family,linger, No Need to argue, when your gone, dreaming my dreams...

Kemudian lagu yang paling inspiratif adalah Landon Pigg dengan Fallin at the coffee shop. Urgggghh... yayayaya.. keinginanku itu tak jauh dari coffee shop, minuman, makanan ringan, musics dan live performance accoustic.

Banyak pilihan bentuk coffee shop dari gaya italia pada umumnya, paris, atau bahkan kedai kopi cina...

Keinginan itu begitu besar, coffee shop Hanni, beverages+cakes+musics... accoustic version.

Mungkin ngga akan begitu laku... tapi aku sangat ingin punya tempat itu, tempat yang teduh, bersih dan nyaman. Aku jual tempat dan suasana disana.

Aku ingin sekali memilikinya...

Thursday, 26 February 2009

Disiplin Diri

Ini mungkin sebuah pelajaran yang harus menghantam pikiranku.
Menunda-nunda sesuatu itu tidak pernah menghasilkan hal yang baik. Aku jadi benci sama diri sendiri. Rasanya ingin menangis tersedusedu. Menunda ssesuatu selalu membuatku menjadi lalai akan hal lain.

Disiplin diri. Begitu ayahku mengatakannya dengan tenang dan santai. Disiplin itu dari diri sendiri, bukan dari orang lain.

Aku memerlukan aturan itu. Selama ini aku berjalan mengabaikan segala aturan. Aku dan duniaku yang tidak beraturan. Hasilnya adalah B E R A N T A K A N.
Menundanunda sesuatu juga membuat orangorang menjauh dariku.

Menunda itu membuatku kehilangan ketegasan sebagai seorang manusia. Aku sebenarnya bisa belajar dan bisa mengerti banyak hal. Namun karena perasaan malas yang bercongkol lama dan tidak ada yang mendorongku melakukan hal tersebut. Aku semakin tenggelam dalam kemalasan dan ketakberdayaan. Aku terjajah oleh kemalasanku sendiri.
Aku menjadi sangat kesal.

Moody tidak boleh mengendalikan dirimu. Karena sebenarnya otakmu itu mengendalikan semua gerak tubuhmu. Berpikir yang baik, postif dan professional. Berpikir teratur. Jangan terlalu banyak santai dan malas.

Ughhh... ini harus aku lakukan!!! haruss!!!

Program Disiplin Diri.

Berawal dari mulai segala sesuatu tanpa di tunda.
1. Shalat, tepat waktu jangan menunda karena kemungkinan akan lalai besar.
2. Buat program kerja, prioritaskan segala sesuatu yang bersifat TOP urgent.
3. Bekerja seefisien mungkin. Gunakan cara cepat, singkat dan memiliki hasil yang bagus. Untuk itu mulai banyak membaca.
4. Kurangi banyak gossip dan nongkrong tidak jelas.
5. Gunakan waktu sebaik mungkin. (karena semua orang bisa menggunakan waktunya itu dengan hasil yang baik bukan hanya membuangbuang waktu saja.

Ayyoo Semangat..!!

Disiplin selalu baik untuk kehidupan yang lebih baik.

Monday, 23 February 2009

aku sangat marah

Rasanya aku sangat Jahat!!

Entah mengapa rasanya cukup puas dengan mengajak orangorang untuk memakimaki dan memarahinya.

Aku sudah berada pada tahap ingin membuatnya ikut marah. Aku sangat marah.

Wednesday, 18 February 2009

Pengalaman besar

Ini adalah pengalaman terbesar dalam hidup. Tertipu dengan mudah tanpa perlawanan apapun. Tanpa adanya kesadaran apapun. Tertipu sebesar dua juta bukan hal yang manis.
Mungkin itu hanya dua juta, mungkin orang itu membutuhkan sekali uang dua juta.

Tapi rasa kesal itu menggelembung besar dan kemudian terjun bebas. Merasakannya membuat bulu kuduk merinding.

Ini adalah pengalaman besar.

Mempercayai orang tidak bisa hanya karena referensi dari seorang teman. Aku memang terlalu payah. Dua juta, mungkin hanya dua juta dengan nilai rupiah. Perasaan itu terasa menggumpalgumpal. Tak bisa mempercayai orang yang baru saja dikenal. Aku sebenarnya punya perasaan itu diawal. Dia terlalu payah. Bukan orang yang bisa langsung dipercaya. Karena seorang teman maka aku menebalkan rasa percaya itu.

Keinginan ini rasanya absurd, karena aku berharap dia bisa digiling dengan compactor berulang kali agar padat dengan tanah. Aku ingin menaruhnya didalam ruang kedap suara bersama sebuah lonceng besar yang bergaung kencang terus menerus sehingga gendang telinganya pecah dan berdarahdarah. Mungkin aku terlalu marah.

Maafkan aku Tuhan, dengan segala kelemahan akan amarah ini. Mudah-mudahan terbuka mata hatinya untuk bisa mengerti mengapa aku jadi semarah ini. Aku hanya ingin dia bisa memberikan informasi. Ada orang lain yang berada dibelakangku yang membutuhkan penjelasan. Penjelasan itu hanya bisa diberikan oleh dia.

Aku akan menjadi tameng orang-orang yang memerlukan penjelasan. Aku tidak akan membela dia. Mungkin aku akan mengembalikan uang orangorang yang merasa telah menanti begitu lama. Semoga saja uang yang telah diterima oleh dia yang membuatku merasa di tipu dapat berguna.

Mungkin saja ini adalah aku yang kurang amal.

Tuesday, 17 February 2009

Facebook

Sebuah update foto muncul dihalaman utama facebook yang terpampang dilayarku.
Aku merasa takjub. Foto itu terdiri dari dua orang yang menggunakan baju hitam dan berdiri dengan pongahnya.

Orang pertama berambut sebahu dengan kacamata diatas kepala menahan rambutnya. Orang yang lainnya berdiri dengan tangan terlipat didepan perutnya yang tambun dengan rambut cepak. Aku merasa darahku sedikit mendidih. Aarghhhhh..!!

Orang ini kucari terus menerus, aku tak menemukannya. Teleponku tidak diangkatnya. SMSku tidak dibalasnya, bahkan message di facebook dimentahkannya.
Aku sangat sabar menghadapi ini. Bwuahhhh...!!! Palsu, aku seball setengah mampuss..!!
Mungkin aku bukan orang yang bertipe mengeluarkan nama-nama anggota kebun binatang
tapi aku ingin sekali marah. Susah sekali menjadi orang yang disepelekan disini. Marah pun tidak dianggap. Aku hanya bisa diam.

Dia tampak berdiri dengan pongah, kacamata diatas kepalanya. Ingin sekali aku mengambil kacamata itu lalu mencongkel kedua bola matanya dengan garpu. Perlahan, sambil mendengar dia berteriak ampun dan mengatakan maaf.

Aku cukup gila. Dia tidak bisa sepelekan aku.

Monday, 16 February 2009

Aku dan Dia

Aku dikenalkan oleh seorang teman untuk sebuah kepentingan. Aku berkenan untuk menggunakan jasanya menggambar.

Dia tampak menyenangkan diawal pertemuan. Gairah akan menemui seseorang yang nyaman berkeluaran diudara. Aku terbius penuh pesona seorang lelaki beranak dua dan baru saja menjadi duda. Kami tak membicarakan halhal pribadi.

Pembicaraan mengalir tak bertujuan, ringan dan nyaman. Dia terasa menyenangkan. Hingga tiba saat aku mulai mengajukan angka dan batas pemberian hasil. Dia menjawab sekenanya. Menurutnya itu hanyalah hobby dan dia akan mengusahakan itu akan terselesaikan tepat waktu.

Waktu berlalu dengan telepontelepon tidak penting dan usahaku menggiringnya menyelesaikan hasil gambar tepat pada waktunya.

Banyak hal yang harus dilalui hingga dia menyatakan ok, sanggup. Aku hampir berteriak gembira saat itu. Namun tibatiba kabarnya adalah gejala tiphus menyergap, kemudian jantung, kemudian hujan turun terus menerus membuat frame tak kunjung kering. Kebutuhan akan cash, membuatku melunasi sesuai angka yang disepakati.

Aku berusaha bersabar, aku berusaha menelepon terus.
Dia tak pernah menerima teleponku.

Hingga kini, sebulan setelah aku bertemu dengan dia. Tidak ada informasi. Tidak ada jawaban.

Aku merasa seperti wanita hina, menelepon tiada henti dan Dia tak ada niatan untuk menjawab itu semua.

Aku dan dia.

Aku telah kehilangan semua pesonanya. Aku berharap masih bisa sabar bertemu dengannya.

Malam yang membosankan

Malam itu dering suara handphone membangunkan aku yang nyenyak.
Bukan suara handphoneku, itu suara handphone seseorang yang aku sayangi.

Tergesa dia bangun dan menerima telepon itu. Aku berusaha menutup mata kembali dan tak bisa, karena aku medengar suara seorang lelaki yang begitu jelas dari speaker phone walaunya dia berusaha mengecilkan volumenya.

Dia tak bersuara, dan lakilaki itu terus bicara. Bicara entah apa aku tak mengerti. Karena dia yang berada disampingku hanya diam.

Ingin ku tulikan pendengaranku agar aku tak mendengar suara tawa lelaki itu dimalam sunyi ini.

Hatiku berontak ingin marah, tapi aku tak bisa. Aku berusaha tak tahu dan tak perduli.
Aku ingin sekali menghentikan telepon itu agar aku nyenyak. Hanya saja aku tak bisa, karena kurasa ada aura bahagia yang begitu memancar dari tubuhnya.

Rasanya pedih.

Aku berharap malam cepat beranjak dan pagi menyergap. Arrggghhh betapa aku benci dengan lelaki itu. Lelaki yang menelepon di tengah malam. Untuk apa? berusaha agar aku tidak tahu? berusaha menjalin kemesraan diamdiam dibelakangku?
Aku menjadi semakin ingin melakukan sesuatu yang bisa membuat lelaki itu lenyap selamanya. Dia yang berada disampingku terlena semakin jauh.

Pernah suatu malam dia katakan padaku kalau dia cinta mati dengan lelaki itu.
Aku tak bisa bicara, aku hanya diam dan rasanya mau mati. Tak cukupkah dengan segala perasaan dan perhatian dariku? Aku tak bisa melihatnya dengan kepedihan, tapi kebahagiaanya mengirisngiris hatiku. Dia menangis tergugu karena rasa rindunya tak tertahankan, membuat dadanya terasa begitu sesak.

Apa yang harus aku lakukan?
Aku begitu ingin agar lelaki itu pergi jauh dari hidupku dan hidupnya. Menemui jalan buntu.
Lelaki itu tak pernah berani menemuiku. Aku menantangnya. Siapa yang bisa membuat hidupnya bahagia? Aku tak percaya dia bisa. Karena lelaki itu begitu busuk.
Dia selalu mempermainkan perasaan orang yang terlena dengan bujuk rayunya, dengan kelakiannya. Mudahnya mendapatkan penggemar yang akan termehekmehek dengan bodohnya. Begitu mudahnya. Dari berbagai level, rendahan maupun berintelejensia dan sayangku terperangkap sebagai salah satunya.

Malam berlalu dengan penyiksaan yang membosankan.

Ketika pagi menjelang, wajahnya tampak lelah, tampak dari lingkar hitam matanya. Bibirnya menyungging senyum. dan kutahu, itu bukan karena ku.